Waduh! Kasus Kematian COVID-19 di Blitar Lampaui Jawa Timur
Kamis, 08 April 2021 - 12:42 WIB
loading...
Angka kematian COVID-19 di Blitar melebihi Jawa Timur.Foto/ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Prosentase kasus kematian pasien COVID-19 di Kabupaten Blitar melebihi kasus kematian di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Menurut Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar Endah Woro Utami, tingginya kasus kematian disebabkan lemahnya sistem rujukan pasien ke rumah sakit.
Baca juga: Kinerja PT PWU Merosot, DPRD Jatim Sampaikan Kritikan Ini
"Karenannya sistem rujukan kita tata," ujar Woro kepada wartawan Kamis (8/4/2021). Kasus kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Blitar terus bertambah. Pada 7 April, ada empat warga yang meninggal dunia. Keempatnya adalah warga Kecamatan Wonodadi, Gandusari, Kanigoro dan Wonotirto.
Secara akumulatif hingga 7 April 2021, jumlah kasus kematian di Kabupaten Blitar mencapai 443 kasus. Sementara total jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 4.936 kasus. Prosentase kematian tersebut, kata Woro sekitar 9,7 %. Yakni di atas kasus kematian di Jawa Timur.
Menurut Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar Endah Woro Utami, tingginya kasus kematian disebabkan lemahnya sistem rujukan pasien ke rumah sakit.
Baca juga: Kinerja PT PWU Merosot, DPRD Jatim Sampaikan Kritikan Ini
"Karenannya sistem rujukan kita tata," ujar Woro kepada wartawan Kamis (8/4/2021). Kasus kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Blitar terus bertambah. Pada 7 April, ada empat warga yang meninggal dunia. Keempatnya adalah warga Kecamatan Wonodadi, Gandusari, Kanigoro dan Wonotirto.
Secara akumulatif hingga 7 April 2021, jumlah kasus kematian di Kabupaten Blitar mencapai 443 kasus. Sementara total jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 4.936 kasus. Prosentase kematian tersebut, kata Woro sekitar 9,7 %. Yakni di atas kasus kematian di Jawa Timur.
Lihat Juga :