Tangis Pecah di Ponorogo, Ayah dan Anak Meninggal Akibat COVID-19 Dimakamkan Satu Liang
Senin, 05 April 2021 - 16:36 WIB
loading...
Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) memakamkan jenazah ayah dan anak dalam satu liang lahat. Anak dan ayah di Ponorogo ini meninggal akibat COVID-19. Foto/iNews TV/Ahmad Subekhi
A
A
A
PONOROGO - Jenazah ayah dan anak di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Lamidi (70) dan Subroto (50) dimakamkan dalam satu liang lahat . Keduanya meninggal hampir bersamaan setelah dinyatakan positif COVID-19. Sebelum meninggal, keduanya sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama lebih dari satu minggu.
Baca juga: Jumlah Kematian Akibat COVID-19 di Jawa Timur Tembus 10.000 Lebih
Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, saat memakamkan kedua jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Senin (5/4/2021).
Sekretaris Desa Munggu, Supriyanto menyebutkan, awalnya sekitar seminggu lalu Subroto sakit dan dirawat di Rumah Sakit Aisiyah Ponorogo. Pasien dinyatakan positif COVID-19 , dan menyusul kemudian ayahnya, Lamidi juga sakit dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Baca juga: Bandara Kualanamu Gempar, 2 Penumpang Bawa Sabu 2 Kg Disimpan di Sepatu
"Pada Minggu (4/4/2021) pagi Subroto meninggal dunia di rumah sakit, selang tiga jam berikutnya sang ayah juga dinyatakan meninggal dunia. Keduanya dinyatakan positif COVID-19 ," tutur Supriyanto.
Baca juga: Ketum PBNU Sebut Ketum DPP PKB Capres 2024, Cak Imin: Ini Amanah
Kedua jenasah akhirnya dimakamkan pada Senin (5/4/2021) dalam satu liang lahat untuk memudahkan penggalian makam. Proses pemakaman dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Kini keluarga kedua almarhum juga menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Baca juga: Jumlah Kematian Akibat COVID-19 di Jawa Timur Tembus 10.000 Lebih
Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, saat memakamkan kedua jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Senin (5/4/2021).
Sekretaris Desa Munggu, Supriyanto menyebutkan, awalnya sekitar seminggu lalu Subroto sakit dan dirawat di Rumah Sakit Aisiyah Ponorogo. Pasien dinyatakan positif COVID-19 , dan menyusul kemudian ayahnya, Lamidi juga sakit dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Baca juga: Bandara Kualanamu Gempar, 2 Penumpang Bawa Sabu 2 Kg Disimpan di Sepatu
"Pada Minggu (4/4/2021) pagi Subroto meninggal dunia di rumah sakit, selang tiga jam berikutnya sang ayah juga dinyatakan meninggal dunia. Keduanya dinyatakan positif COVID-19 ," tutur Supriyanto.
Baca juga: Ketum PBNU Sebut Ketum DPP PKB Capres 2024, Cak Imin: Ini Amanah
Kedua jenasah akhirnya dimakamkan pada Senin (5/4/2021) dalam satu liang lahat untuk memudahkan penggalian makam. Proses pemakaman dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Kini keluarga kedua almarhum juga menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
(eyt)
Lihat Juga :