Pantai Gesing Gunungkidul dan Cerita Kejayaan Rempah-rempah Nusantara
Sabtu, 03 April 2021 - 06:00 WIB
loading...
Penyulingan minyak kayu putih yang dilakukan warga Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, hingga kini masih dilakukan. Foto/SINDOnews/Suharjono
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Kabupaten Gunungkidul, menjadi salah satu wilayah di Yogyakarta, yang memiliki sejarah peradaban besar. Selain tempat turunnya wahyu kerajaan Mataram Islam, di Gunungkidul, dahulu juga menjadi lokasi sandar kapal untuk berburu rempah-rempah .
Baca juga: Merica Khas Batak Tembus Pasar Jerman, Andaliman Beri Rasa Sensasi Pedas Menggigit
"Dari penelusuran awal, Gunungkidul sempat menjadi pusat dagang rempah-rempah . Nah kapal-kapal pedagang sandar di Pantai Gesing di Girikarto Panggang," terang Kepala Bidang Sastra Bahasa Sejarah dan Permuseuman Kundha Kabudayan Gunungkidul, Sigit Pramudyanto saat lawatan sejarah jalur rempah-rempah Gunungkidul, Jumat (2/4/2021).
Dijelaskannya, lokasi Pantai Gesing yang berupa teluk sudah lama digunakan para nelayan. Jalur-jalur pedagang diduga berasal dari Kapanewon Patuk, Playen, sekitar Kapanewon Dlingo, di Kabupaten Bantul. "Lokasi Banyusoco menjadi pasar darat sebelum dibawa menuju Pantai Gesing kemudian baru dibawa kapal untuk pasar internasional," ulasnya.
Baca juga: Merica Khas Batak Tembus Pasar Jerman, Andaliman Beri Rasa Sensasi Pedas Menggigit
"Dari penelusuran awal, Gunungkidul sempat menjadi pusat dagang rempah-rempah . Nah kapal-kapal pedagang sandar di Pantai Gesing di Girikarto Panggang," terang Kepala Bidang Sastra Bahasa Sejarah dan Permuseuman Kundha Kabudayan Gunungkidul, Sigit Pramudyanto saat lawatan sejarah jalur rempah-rempah Gunungkidul, Jumat (2/4/2021).
Dijelaskannya, lokasi Pantai Gesing yang berupa teluk sudah lama digunakan para nelayan. Jalur-jalur pedagang diduga berasal dari Kapanewon Patuk, Playen, sekitar Kapanewon Dlingo, di Kabupaten Bantul. "Lokasi Banyusoco menjadi pasar darat sebelum dibawa menuju Pantai Gesing kemudian baru dibawa kapal untuk pasar internasional," ulasnya.
Lihat Juga :