Bentrok dengan Satpam Perkebunan, 8 Emak-emak di Langkat Dirawat di Rumah Sakit

Sabtu, 03 April 2021 - 04:44 WIB
loading...
Bentrok dengan Satpam...
Sebanyak delapan orang emak-emak harus dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina Brandan karena mengalami luka-luka akibat diduga dipukul satpam perkebunan usai bentrok dalam aksi demo warga yang berakhir ricuh. Foto iNews TV/M Hijrah L
A A A
LANGKAT - Sebanyak delapan orang emak-emak warga Langkat harus dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina Brandan karena mengalami luka-luka diduga akibat dipukul satpam perkebunan usai bentrok dalam aksi demo warga yang berakhir ricuh, Jumat (2/4/2021). Sebelumnya terjadi bentrok antara satpam perkebunan dengan warga yang pada umumnya terdiri dari emak emak ini.
Bentrok dengan Satpam Perkebunan, 8 Emak-emak di Langkat Dirawat di Rumah Sakit

Mereka diduga dipukul dan ditendang oleh satpam gabungan perkebunan swasta yang ada di seputaran Kabupaten Langkat. Dalam aksi tersebut diperoleh informasi tiga satpam juga mengalami luka luka dan juga dirawat di RS Pertamina Brandan

Tugiem salah seorang warga menyebutkan, awalnya ibu ibu membuat orasi damai duduk di tenda. Lalu saat itu datang dua mobil orang berteriak yel yel dan langsung turun menyerang warga.

"Kami kan hanya orasi damai, yang duduk-duduk di tenda lalu tiba tiba diserang. Kami ini perempuan tapi diserang ada yang kena pukul dan tendang. Kami harap keadilan bagi masyarakat kecil jangan pakai kekerasan dengan perempuan," kata Tugiem yang dirawat di RS Pertamina Brandan.

Berdasarkan informasi saat demo kali ini kali ini satpam gabungan kebun PT Sri Timur, PT Rapala dan PT Lintong turun tangan untuk memukul mundur ratusan masyarakat Desa Sungai Tualang.

Baca: 500 Hektare Tanah Dirampas, Tangis Ratusan Warga Langkat Pecah di Pinggir Jalan


Puncak kemarahan perusahaan perkebunan swasta ini disebabkan oleh demo masyarakat yang sudah dilakukan selama dua bulan di pinggir jalan dan memasang portal tempat keluarnya hasil panen perkebunan.

Peristiwa ini juga merupakan buntut panjang sengketa lahan seluas 500 hektare lebih antara masyarakat Desa Sungai Tualang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat dengan perusahaan swasta PT Sri Timur.

Dimana sekitar kurang lebih dua bulan warga menggelar aksi demonstrasi di tepi jalan menuntut pengembalian 500 hektare lahan yang kini dikuasai perusahaan swasta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Bentrokan Berdarah di...
Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya
3 Orang Tewas dan 20...
3 Orang Tewas dan 20 Rumah Ludes Terbakar Akibat Bentrok Warga di Pulau Adonara NTT
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Debt Collector dan Warga...
Debt Collector dan Warga di Jaktim Bentrok, Kapolsek Cakung: Sudah Kondusif
DPRD Maluku Minta Warga...
DPRD Maluku Minta Warga Kota Tual Jaga Kondusivitas Usai Bentrokan di Fidatan
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
KPK Panggil 4 Hakim...
KPK Panggil 4 Hakim terkait Kasus Suap Pengadilan Negeri Depok
Rekomendasi
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved