Mentan: Pemerintah Susun Skema Serapan Gabah Agar Lebih Maksimal

Jum'at, 02 April 2021 - 19:55 WIB
loading...
Mentan: Pemerintah Susun...
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengendarai Combine saat panen raya di Karawang. Foto SINDOnews
A A A
KARAWANG - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah sedang menyusun skema penyerapan gabah dengan melibatkan instansi terkait agar bekerja sama untuk menstabilkan harga. Skema penyerapan diperlukan untuk menstabilkan harga gabah ditingkat petani, terutama saat terjadi panen raya.

"Nantinya Bulog, dan seluruh kelompok penggilingan padi, perbankan dan Dirjen Ketahanan Pangan bekerjasama. Harapannya bisa menstabilkan harga dan serapan di tingkat petani," kata Yasin Limpo saat berkunjung ke Karawang, Jumat (2/4/21). Baca juga: Masuki Masa Panen Raya, Kementan Sebut Harga Gabah Anjlok

Menurut Yasin, pemerintah tidak bisa melakukan penyerapan gabah secara menyeluruh karena keterbatasan. Namun untuk wilayah yang strategis seperti Karawang yang menjadi lumbung padi nasional akan mendapat prioritas penyerapan gabah pemerintah. Bahkan Karawang akan menjadi percontohan atau model ke depannya.

Yasin mengatakan, dalam sebulan ini saja ada 4,1 juta ton gabah yang akan dipanen. Serapan gabah oleh pemerintah harus maksimal untuk menjaga stabilitas harga. "Iya serapannya harus maksimal karena sedang panen raya, " katanya. Baca juga: Pemerintah Akan Impor Beras di Tengah Anjloknya Harga Gabah, Ini Sikap Gubernur Jateng

Menurut Yasin, pemerintah daerah harus melakukan gerakan di lapangan dan menggerakan kostraling hingga tingkat kecamatan. Semua pihak bergerak di masing-masing tingkatan. " Pertanian kita itu dinamis sehingga semua pihak harus turun tangan dan bekerjasama. " katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Semangat Berbagi Iduladha:...
Semangat Berbagi Iduladha: Belasan Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Karawang hingga Jakarta
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Cek Kesiapan Operasional SPPG Karawang
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rekomendasi
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Berita Terkini
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Tiba di Prambanan Disambut Tari Klasik Rama Shinta
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved