152 Ribu Keluarga di Maros Bakal Didata, Kelarga Wabup jadi Pertama

Kamis, 01 April 2021 - 11:40 WIB
loading...
152 Ribu Keluarga di...
Waki Bupati Maros Suhartina Bohari saat didata oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) Maros. Foto: Istimewa
A A A
MAROS - Sebanyak 152.073 keluarga akan menjadi sasaran pendataan keluarga oleh kader Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) Maros .

Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari menjadi keluarga pertama yang didata oleh kader pendata lapangan, ini juga menjadi tanda dimulainya pendataan keluarga yang berlangsung dari 1 April hingga 31 Mei mendatang.

Hati panggilan akrab Suhartina didata di ruang kerjanya Kantor Bupati Maros Kamis, (1/4/2021) oleh pendata lapangan dari kecamatan Mandai yang merupakan domisilinya. Pendataan pertama ini dipimpin langsung oleh Kepala BKKBD Maros Burhanuddin.

Baca Juga: Maros Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Pengelolaan Kota Tanpa Kumuh

Menurut Burhanuddin, ada 682 kader pendata yang bertugas mendata di lapangan yang tersebar di 14 kecamatan, 103 desa dan kelurahan, 427 dusun serta 139 Rukun Tetangga (RT).

“Sebenarnya pendataan keluarga ini harusnya digelar tahun 2020 lalu tapi karena Covid-19, maka tertunda satu tahun karena pendataan ini digelar tiap 5 tahun sekali,” ujar Burhanuddin.

Burhanuddin menjelaskan, beberapa pertanyaan yang wajib dijawab oleh keluarga adalah seputar keluarga misalnya jumlah anggota keluarga dalam KK yang tinggal serumah, asuransi yang digunakan oleh anggota keluarga dan alat KB yang digunakan.

“Khusus keluarga yang memiliki anak yang berusia di bawah lima tahun akan ada formulir stunting yang harus diisi. Jadi pendataan ini juga untuk mendata anak yang stunting ,” paparnya.

Dia menambahkan, saat ini di Maros ada dua jenis pendataan yakni secara manual dengan mengisi blanko serta menggunakan smartphone dengan memakai aplikasi.

“Karena masih ada kader yang telepon selulernya belum smartphone maka menggunakan blanko atau manual dalam pendataan,” katanya.

Baca Juga: Pedagang Pasar dan Lansia di Kabupaten Maros Disuntik Vaksin Covid-19

Sementara itu, Wabup Maros Hati mendukung penuh pendataan keluarga ini. Pihaknya meminta kepada seluruh keluarga di Maros agar memberikan data yang benar saat pendataan oleh kader.

“Saya hari ini sudah didata dan ini sekaligus launching pendataan keluarga di Maros. Kita meminta protokol kesehatan tetap harus diterapkan sepanjang pendataan, kita tidak ingin ada kluster baru karena pendataan ini. Saya juga berharap masyarakat dapat memberikan data yang benar dan sesuai sehingga data yang dihasilkan berkualitas,” jelasnya.

Pendataan kata Hati dilakukan untuk validasi data sebagai dasar bagi pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat sehingga masyarakat harus turut andil mensukseskan program ini.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala Daerah Perlu...
Kepala Daerah Perlu Dievaluasi Jika Tidak Paham Dampak Ledakan Penduduk
Kick Off MBG untuk Bumil...
Kick Off MBG untuk Bumil dan Balita, DPRD Kota Bogor Siap Berikan Dukungan
Pemkot Tangsel dan BKKBN...
Pemkot Tangsel dan BKKBN Ajak Masyarakat Rencanakan Keluarga Sejahtera melalui KB Serentak
Jelang Nataru, Wamen...
Jelang Nataru, Wamen Isyana Monitor Langsung Program Genting di Papua
Strategi BKKBN Kalbar...
Strategi BKKBN Kalbar Turunkan Angka TFR Berbasis Demografi
BKKBN Kunjungan ke Aceh,...
BKKBN Kunjungan ke Aceh, Beri Penyuluhan Kesehatan Reproduksi
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Sesmendukbangga Dorong...
Sesmendukbangga Dorong Daerah Serius Memanfaatkan Bonus Demografi
Marak Bullying di Kalangan...
Marak Bullying di Kalangan Gen Z, Menteri Wihaji: Semua Bentuk Perundungan Harus Dilawan
Rekomendasi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved