Bantu Korban Bencana, Tagana Kartar di Probolinggo Bersihkan Lumpur Setinggi 1,5 Meter

Rabu, 31 Maret 2021 - 09:35 WIB
loading...
Bantu Korban Bencana,...
Gabungan karang taruna Heppiii Community Probolinggo saat turun ke lokasi bencana beberapa hari lalu.
A A A
PROBOLINGGO - Gabungan 11 karang taruna (kartar) di Probolinggo aktif membantu penanganan bencana di Kecamatan Dringu yang dalam beberapa hari terakhir dihajar banjir besar. Belasan kartar ini menghimpun diri dalam Tim Tanggap Bencana (Tagana) Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur (KITA) Probolinggo.

Koordinator tim Tagana KITA Probolinggo, Dwi Haryantoro mengatakan pihaknya sudah membentuk tim tagana yang anggotanya diambilkan dari perwakilan karta. Tim Tagana ini akan menjadi tim reaksi cepat jika terjadi bencana di wilayah Probolinggo.

Baca juga: 8 Tahun di Korea, Ini Profil Warga Tulungagung yang Diamankan Densus 88

Tujuan dibentuknya tim Tagana KITA, untuk membantu tenaga maupun donasi jika ada bencana. Tim ini juga akan membackup tim yang sebelumnya sudah ada, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) milik pemkab dan pemkot setempat.

"Kami juga akan berkolaborasi dengan komunitas KITA jika misalnya ada bencana besar di wilayah luar Probolinggo," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/3/2021)

Tim Tagana KITA Probolinggo ini sudah mulai bekerja saat ada bencana banjir di Kecamatan Dringu dan wilayah sekitarnya di Probolinggo beberapa hari lalu.

Baca juga: 7 Advokat Muda Surabaya Ini Luncurkan Aplikasi Konsultasi Masalah Hukum

Kartar Heppiii Community yang tergabung dalam Tagana Kita Probolinggo ini terdiri dari 11 karta, yakni Karta Couple Laweyan, Patriot Brumbungan Lor, Boto, Karta Sapikerep, Sukapura, TKP4, Kalibuntu, Singowongso, Andeng, Arban dan Papeda.

Imam Hanafi dari Karta Laweyan mengatakan setiap karta mengirimkan perwakilan lima sampai 10 orang untuk bergabung dengan tim Tagana KITA Probolinggo menuju wilayah Dringu.

"Seminggu lalu kami sudah ke Dringu dengan membantu memberikan keperluan warga terdampak banjir seperti sendal, sembako, kemudian keperluan warga seperti alat untuk mengepel, pakaian layak pakai untuk diberikan ke warga," ungkap Imam.

Pihaknya langsung datang door to door untuk bisa melihat langsung keperluan dan kondisi warga setempat. Saat melihat lokasi ini, ada satu rumah di Desa Dringu yang kondisinya sangat parah.

Dalam rumah ini dipenuhi lumpur yang ketinggiannya mencapai 1,5 meter. Anggota tim Tagana KITA Probolinggo kemudian bahu membahu mengangkut lumpur keluar rumah, dan dimasukkan ke dalam karung.

"Karung-karung ini kemudian ditempatkan di pinggir sungai, jadi kami fungsikan sebagai tanggul, tujuannya sebagai antisipasi jika ada banjir susulan air tidak masuk ke rumah warga lagi," ungkapnya.

Mereka bekerja sejak pukul 07.00 hingga pukul 16.00 WIB. Saat ini pihaknya juga masih terus memantau perkembangan di kawasan Dringu. Dikhawatirkan terjadi banjir susulan lagi karena sebelumnya selama 10 hari terakhir di Maret ini sudah terjadi empat kali banjir.

"Mudah-mudahan banjir sudah reda, kami juga sudah rencanakan untuk mengecek lagi, mungkin minggu-minggu ini," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Rekomendasi
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved