IPAL Jadi Harga Mati untuk Selamatkan Sungai Dari Pencemaran Limbah Cair
Selasa, 30 Maret 2021 - 15:33 WIB
loading...
Sungai yang tercemar bisa diantisipasi dengan keberadaan IPAL yang ada di berbagai lokasi. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi satu bagian penting dalam mengolah limbah cair . Kota Surabaya sendiri memiliki sekitar 200 IPAL yang tersebar di beberapa titik. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui pentingnya IPAL di sekitar mereka.
Baca juga: Air Asin Gemparkan Karanganyar, Dinas ESDM Jateng: Tak Layak Konsumsi
Pakar Kimia Analitik dan Kimia Lingkungan Universitas Airlangga, Ganden Supriyanto menuturkan, air limbah yang dibuang secara bebas tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu sangat berbahaya bagi masyarakat yang terpapar. "Contohnya saja kegiatan rumah sakit yang limbahnya infeksius . Jadi bisa menimbulkan penyakit," katanya, Selasa (30/03/21).
Ia melanjutkan, ada juga permasalahan senyawa organik yang terkandung di dalam air limbah bisa menyebabkan nilai COD (Chemical Oxygen Demand) atau BOD (Biological Oxygen Demand) tinggi. Senyawa itu kalau terlepas di lingkungan dapat menyebabkan konsumsi oksigen sangat tinggi.
Baca juga: Air Asin Gemparkan Karanganyar, Dinas ESDM Jateng: Tak Layak Konsumsi
Pakar Kimia Analitik dan Kimia Lingkungan Universitas Airlangga, Ganden Supriyanto menuturkan, air limbah yang dibuang secara bebas tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu sangat berbahaya bagi masyarakat yang terpapar. "Contohnya saja kegiatan rumah sakit yang limbahnya infeksius . Jadi bisa menimbulkan penyakit," katanya, Selasa (30/03/21).
Ia melanjutkan, ada juga permasalahan senyawa organik yang terkandung di dalam air limbah bisa menyebabkan nilai COD (Chemical Oxygen Demand) atau BOD (Biological Oxygen Demand) tinggi. Senyawa itu kalau terlepas di lingkungan dapat menyebabkan konsumsi oksigen sangat tinggi.
Lihat Juga :