Penyaluran Kredit UMKM di Jawa Timur Merosot, Minus 0,23 Persen
Selasa, 30 Maret 2021 - 12:33 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Penyaluran kredit UMKM pada triwulan IV 2020 minus 0,23% dibanding periode yang sama di 2020 (yoy). Jumlah itu juga melambat dibandingkan triwulan III 2020 yang tumbuh 1,42% (yoy). Kondisi ini akibat perlambatan kredit investasi (KI) UMKM .
Mengacu data Laporan Perekonomian Jatim yang dirilis Bank Indonesia, hingga triwulan IV 2020, penyaluran kredit secara total sebesar Rp477,32 triliun. Realisasi tersebut turun dibanding 2019 yang sebesar Rp494,29 triliun.
Baca juga: Temukan Penyelewengan Dana Hibah, Gubernur Khofifah: Laporkan ke Saya
"Masyarakat masih cenderung membatasi aktivitas ekonominya dikarenakan adanya pandemi COVID-19. Sehingga mempengaruhi perlambatan kredit investasi UMKM," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah, Selasa (30/3/2021).
Meski begitu, kata dia, pangsa kredit UMKM terhadap total kredit di Jatim terus mengalami peningkatan. Pada triwulan IV 2020, pangsa kredit UMKM mengalami kenaikan mencapai 28, 89%, dibandingkan triwulan III 2020 yaitu 28,33%.
Mengacu data Laporan Perekonomian Jatim yang dirilis Bank Indonesia, hingga triwulan IV 2020, penyaluran kredit secara total sebesar Rp477,32 triliun. Realisasi tersebut turun dibanding 2019 yang sebesar Rp494,29 triliun.
Baca juga: Temukan Penyelewengan Dana Hibah, Gubernur Khofifah: Laporkan ke Saya
"Masyarakat masih cenderung membatasi aktivitas ekonominya dikarenakan adanya pandemi COVID-19. Sehingga mempengaruhi perlambatan kredit investasi UMKM," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah, Selasa (30/3/2021).
Meski begitu, kata dia, pangsa kredit UMKM terhadap total kredit di Jatim terus mengalami peningkatan. Pada triwulan IV 2020, pangsa kredit UMKM mengalami kenaikan mencapai 28, 89%, dibandingkan triwulan III 2020 yaitu 28,33%.
Lihat Juga :