Dukung Pariwisata, Bandara Sam Ratulangi Manado Berikan Tempat Gratis untuk Promosi
Selasa, 30 Maret 2021 - 10:16 WIB
loading...
Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado berikan tempat gratis untuk mempromosikan pariwisata Sulawesi Utara (Sulut). Foto/Okezone/Subhan Sabu
A
A
A
MANADO - Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado berikan tempat gratis untuk mempromosikan pariwisata Sulawesi Utara (Sulut). Hal tersebut sebagai bentuk dukungan bagi program ekonomi kreatif sesuai arahan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Baca juga: Tingkatkan Perekonomian, Firman Jaya Daeli: Nias Butuh Kemajuan Transportasi Udara
General Manager (GM) Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai menyampaikan bahwa semua kemungkinan dalam rangka menunjang pariwisata dan ekonomi kreatif sangat terbuka untuk dilaksanakan di bandara.
"Untuk pentas seni musik dan tarian di area ruang tunggu khususnya di terminal pengembangan baru area keberangkatan sudah disiapkan dua panggung dan ada juga di area kedatangan," kata Minggus, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Geledah Rumah Terduga Teroris di Bima, Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti Penting
Untuk mewujudkan hal itu, Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama dengan Dinas Pariwisata Sulut berkaitan dengan promosi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut.
"Dengan adanya MoU ini, kami siapkan gratis khusus untuk pariwisata. Kami siapkan lokasi khusus untuk UMKM, juga di titik-titik yang tersedia TV display di bandara boleh digunakan sebagai media promosi ," ujar Minggus.
Baca juga: Cerita Tersisa Dari Pasutri yang Ledakkan Diri di Gereja Katedral Makassar
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut Henry Kaitjily menyampaikan bahwa melalui MoU yang ditandatangani menjadi salah satu strategi dalam mempromosikan pariwisata Sulut.
"Tentu ini bagian dari kolaborasi dan kerjasama antara Pemprov dan Angkasa Pura I, agar kita dapat menampilkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di 15 kab kota se Sulawesi Utara," ujar Henry
Sementara Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Yuana yang turut hadir dalam kesempatan itu menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Angkasa Pura I dan Pemprov Sulut, di dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Sulut.
Baca juga: Dites Kejiwaan, Guru Ngaji Hiper Seks Asal Blitar yang Cabuli 6 Santrinya Terancam Kebiri
"Angkasa Pura I sangat suportif dengan pemerintah provinsi, semoga jalinan kerjasama melalui MoU ini bisa ditiru oleh daerah lain, sehingga apa yang menjadi program Menparekraf dapat segera dieksekusi. Seperti hari ini kita membahas mengenai show casing yang akan dilaksanakan di bandara, untuk menampilkan produk ekonomi kreatif Sulut. Dari diskusi hari ini kita mencari formula bagaimana bisa merealisasikan secepatnya menindaklanjuti arahan Menparekraf," tutur Yuana.
Baca juga: Tingkatkan Perekonomian, Firman Jaya Daeli: Nias Butuh Kemajuan Transportasi Udara
General Manager (GM) Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai menyampaikan bahwa semua kemungkinan dalam rangka menunjang pariwisata dan ekonomi kreatif sangat terbuka untuk dilaksanakan di bandara.
"Untuk pentas seni musik dan tarian di area ruang tunggu khususnya di terminal pengembangan baru area keberangkatan sudah disiapkan dua panggung dan ada juga di area kedatangan," kata Minggus, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Geledah Rumah Terduga Teroris di Bima, Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti Penting
Untuk mewujudkan hal itu, Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama dengan Dinas Pariwisata Sulut berkaitan dengan promosi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut.
"Dengan adanya MoU ini, kami siapkan gratis khusus untuk pariwisata. Kami siapkan lokasi khusus untuk UMKM, juga di titik-titik yang tersedia TV display di bandara boleh digunakan sebagai media promosi ," ujar Minggus.
Baca juga: Cerita Tersisa Dari Pasutri yang Ledakkan Diri di Gereja Katedral Makassar
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut Henry Kaitjily menyampaikan bahwa melalui MoU yang ditandatangani menjadi salah satu strategi dalam mempromosikan pariwisata Sulut.
"Tentu ini bagian dari kolaborasi dan kerjasama antara Pemprov dan Angkasa Pura I, agar kita dapat menampilkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di 15 kab kota se Sulawesi Utara," ujar Henry
Sementara Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Yuana yang turut hadir dalam kesempatan itu menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Angkasa Pura I dan Pemprov Sulut, di dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Sulut.
Baca juga: Dites Kejiwaan, Guru Ngaji Hiper Seks Asal Blitar yang Cabuli 6 Santrinya Terancam Kebiri
"Angkasa Pura I sangat suportif dengan pemerintah provinsi, semoga jalinan kerjasama melalui MoU ini bisa ditiru oleh daerah lain, sehingga apa yang menjadi program Menparekraf dapat segera dieksekusi. Seperti hari ini kita membahas mengenai show casing yang akan dilaksanakan di bandara, untuk menampilkan produk ekonomi kreatif Sulut. Dari diskusi hari ini kita mencari formula bagaimana bisa merealisasikan secepatnya menindaklanjuti arahan Menparekraf," tutur Yuana.
(eyt)
Lihat Juga :