Tingkatkan Perekonomian, Firman Jaya Daeli: Nias Butuh Kemajuan Transportasi Udara
Selasa, 30 Maret 2021 - 06:48 WIB
loading...
Tokoh masyatakat Nias Firman Jaya Daeli berdiskusi dengan para ilmuwan muda terkait upaya memajukan Kepulauan Nias. Foto/ist.
A
A
A
NIAS - Tokoh masyarakat Kepulauan Nias, Firman Jaya Daeli berharap kemajuan transportasi penerbangan atau udara ke Gunungsitoli, mendukung peningkatan perekonomian daerah, memajukan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Pelaku Bisnis Transportasi Udara 'Ngiler' dengan Penggunaan GeNose
Firman yang mantan anggota DPR RI dan politisi PDIP mengatakan, dengan semakin banyaknya maskapai penerbangan yang melayani rute ke bandara Binaka-Gunungsitoli dari Medan, dan Jakarta, akan memudahkan konektifitas jangkauan ke Kepulauan Nias.
"Sekarang dengan maskapai Garuda, bisa setiap hari dari Jakarta, melalui Bandara Soekarno Hatta, ke Guunungsitoli, atau Bandara Binaka, begitu juga dari Medan, kemajuan transportasi udara ini memberikan banyak dampak positif untuk kemajuan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Firman di sela-sela diskusi kecil bersama Bupati Nias terpilih Utara Amizaro Waruwu, serta akademisi dan ilmuwan muda Tenriangke Muchtar, yang sedang melakukan penelitian di Kepulauan Nias.
Baca juga: Pelaku Bisnis Transportasi Udara 'Ngiler' dengan Penggunaan GeNose
Firman yang mantan anggota DPR RI dan politisi PDIP mengatakan, dengan semakin banyaknya maskapai penerbangan yang melayani rute ke bandara Binaka-Gunungsitoli dari Medan, dan Jakarta, akan memudahkan konektifitas jangkauan ke Kepulauan Nias.
"Sekarang dengan maskapai Garuda, bisa setiap hari dari Jakarta, melalui Bandara Soekarno Hatta, ke Guunungsitoli, atau Bandara Binaka, begitu juga dari Medan, kemajuan transportasi udara ini memberikan banyak dampak positif untuk kemajuan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Firman di sela-sela diskusi kecil bersama Bupati Nias terpilih Utara Amizaro Waruwu, serta akademisi dan ilmuwan muda Tenriangke Muchtar, yang sedang melakukan penelitian di Kepulauan Nias.
Lihat Juga :