Puncak Harsiarnas, Pelaku Dunia Penyiaran Napak Tilas Sejarah di Kota Solo
Minggu, 28 Maret 2021 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Panitia Hari Penyiaran Nasional Hardly Stefano Fanelon Pariera mengatakan, di tengah perkembangan industri penyiaran, para pelaku penyiaran senantiasa mengingat semangat awal dari penyiaran yang berjuang sejak awal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa membangun nasionalisme.
"Dan ini harus menjadi semangat bagi teman-teman industri penyiaran agar senantiasa memproduksi konten-konten yang baik dan berkualitas sesuai demgn semangat mencerdaskan kehidupan bangsa," papar Hardly di RRI, Minggu (28/3/2021).
Sementara Ketua Umum ATVSI Syafril Nasution mengatakan, penyiaran pertama kali digelar di Kota Solo pada tahun 1933 oleh Mangkunegoro VII.
"Karenya digelar di Solo inilah untuk mengingat kembali perjalanan perkembangan dunia penyiaran di Indonesia. Harapannya di hari penyiaran ini, tentunya kedepannya semakin maju dengan pertumbuhan media baru, namun tetap harus bisa eksis memberikan informasi dan hiburan bagi masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Dengan tema penyiaran sebagai pendorong kebangkitan ekonomi pasca pandemi diharapkan kedepannya akan semakin maju dengan pertumbuhan media baru. "Namun tetap harus bisa eksis memberikan informasi dan hiburan bagi masyarakat Indonesia," pungkasnya.
"Dan ini harus menjadi semangat bagi teman-teman industri penyiaran agar senantiasa memproduksi konten-konten yang baik dan berkualitas sesuai demgn semangat mencerdaskan kehidupan bangsa," papar Hardly di RRI, Minggu (28/3/2021).
Sementara Ketua Umum ATVSI Syafril Nasution mengatakan, penyiaran pertama kali digelar di Kota Solo pada tahun 1933 oleh Mangkunegoro VII.
"Karenya digelar di Solo inilah untuk mengingat kembali perjalanan perkembangan dunia penyiaran di Indonesia. Harapannya di hari penyiaran ini, tentunya kedepannya semakin maju dengan pertumbuhan media baru, namun tetap harus bisa eksis memberikan informasi dan hiburan bagi masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Dengan tema penyiaran sebagai pendorong kebangkitan ekonomi pasca pandemi diharapkan kedepannya akan semakin maju dengan pertumbuhan media baru. "Namun tetap harus bisa eksis memberikan informasi dan hiburan bagi masyarakat Indonesia," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :