alexametrics

Hampir Sebulan, Total Transaksi di Lumbung Pangan Jatim Tembus Rp3,3 Miliar

loading...
Hampir Sebulan, Total Transaksi di Lumbung Pangan Jatim Tembus Rp3,3 Miliar
Sejumlah driver ojol antre pesanan di Lumbung Pangan Jatim di Jatim Expo untuk diantar ke warga Surabaya.Foto/dok
A+ A-
SURABAYA - Sejak dibuka pada Selasa (21/4/2020) hingga Senin (18/5/2020) atau selama 28 hari, total transaksi di Lumbung Pangan Jatim di Jatim Expo Jalan Ahmad Yani mencapai Rp3,3 miliar. Transaksi belanja secara online tersebut memanfaatkan layanan bebas ongkos kirim yang biaya ditanggung Pemprov Jatim.

Dalam sehari, setidaknya ada lebih dari 200 driver ojek online (ojol) yang dibantu mendapatkan penghasilan melalui program Lumbung Pangan Jatim ini. “Dalam Lumbung Pangan Jatim, masyarakat diberikan banyak kemudahan pemenuhan kebutuhan logistik mereka selama PSBB (pembatasan sosial berskala besar),” kata Khofifah Indar Parawansa, Selasa (19/5/2020)

Di masa penerapan PSBB di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik), para driver ojol tidak bisa menarik penumpang. Maka Pemprov Jatim menggandeng mereka untuk mengantarkan belanja pelanggan Lumbung Pangan Jatim. “Ini upaya kita untuk membantu dan meringankan beban mereka yang terdampak COVID-19,” tandas Khofifah.



Direktur PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim, pengelola Lumbung Pangan Jatim, Erlangga Satriagung mengatakan, masyarakat sangat antusias atas keberadaan Lumbung Pangan Jatim. Harga sembako yang dijual di Lumbung Pangan Jatim dibawah harga pasaran.

“Keberadaan Lumbung Pangan Jatim ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, Kami juga mempermudah transaksi dengan memberi secara online dan gratis ongkir,” tandasnya.

VP Strategic Regional Head Gojek Jatim dan Bali Nusa Tenggara (Nusra), Leo Arifin mendukung penuh inisiatif yang dilakukan oleh Pemprov Jatim melalui program Lumbung Pangan Jatim.

Layanan GoSend turut membantu mitigasi penyebaran pandemi COVID-19 melalui teknologi dan program kolaboratif. “Di samping itu, kami terus mendukung gerakan di rumah saja dengan menghindari kontak dekat,” imbuhnya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak