Kisah Ritual Pesta Seks Prabu Kartanegara dengan Para Gadis Muda Nan Cantik
Minggu, 21 Maret 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Kertanegara nyatanya tidak memperhitungkan bahaya dari dalam negerinya sendiri karena berkonsentrasi terhadap serangan Bangsa Mongol dengan mengirimkan sebagian pasukannya darat dan lautnya ke Melayu yang terkenal dengan Ekspedisi Pamalayu.
Sehingga ribuan pasukan Kediri yang melakukan penyerangan ke Ibukota Singhasari akhirnya dapat mencapai bangsal perempuan tempat Kertanegara melakukan ritual seks Tantra dan minum arak.
Para penyerbu yang beringas ini dikejutkan dengan pemandangan yang menurut mereka memalukan.
Karena raja, ratu dan sejumlah kerabat keraton berada dalam berbagai pose yang ganjil dengan busana yang awut awutan tengah melakukan ritual minum minuman keras dan seks tantrayana kiri.
Mereka menenggak bergelas-gelas tuak berasyik masyuk bersama para yoginis muda dari Champa tanpa penghiraukan pasukan penyerbu yang telah memasuki bangsal perempuan.
Lalu para penyerbu dari Kediri ini mengamuk dan membantai seisi ruangan tersebut termasuk Prabu Kertanegara dan permaisurinya.
Raja Kertanegara kemudian didharmakan sebagai Siwa Buddha pada Candi Singasari dan arca-nya terkenal dengan nama Joko Dolog.
Sumber :
- Buku Gayatri Rajapatni, Earl Drake, Penerbit Ombak, 2012.
- Wikipedia dan diolah dari berbagai sumber.
Sehingga ribuan pasukan Kediri yang melakukan penyerangan ke Ibukota Singhasari akhirnya dapat mencapai bangsal perempuan tempat Kertanegara melakukan ritual seks Tantra dan minum arak.
Para penyerbu yang beringas ini dikejutkan dengan pemandangan yang menurut mereka memalukan.
Karena raja, ratu dan sejumlah kerabat keraton berada dalam berbagai pose yang ganjil dengan busana yang awut awutan tengah melakukan ritual minum minuman keras dan seks tantrayana kiri.
Mereka menenggak bergelas-gelas tuak berasyik masyuk bersama para yoginis muda dari Champa tanpa penghiraukan pasukan penyerbu yang telah memasuki bangsal perempuan.
Lalu para penyerbu dari Kediri ini mengamuk dan membantai seisi ruangan tersebut termasuk Prabu Kertanegara dan permaisurinya.
Raja Kertanegara kemudian didharmakan sebagai Siwa Buddha pada Candi Singasari dan arca-nya terkenal dengan nama Joko Dolog.
Sumber :
- Buku Gayatri Rajapatni, Earl Drake, Penerbit Ombak, 2012.
- Wikipedia dan diolah dari berbagai sumber.
(sms)
Lihat Juga :