Misteri Macan Putih di Candi Mleri dan Silangsengkarut Anak Turunan Ken Arok

Jum'at, 19 Maret 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Kemudian relief Arjuna sedang khusyuk bertapa yang digoda sejumlah wanita. Ada juga relief seorang perempuan yang sedang menggendong anak kecil. Dulu, kata Sunarni, semua benda purbakala tersebut berada di luar ruangan. Letaknya berdekatan dengan arca Kala dan Lingga Yoni . Namun karena ada yang raib karena dicuri, semuanya lalu dipindah ke dalam ruangan Kekunaan Mleri, dan dikunci.

Baca juga: Pasar Bong dan Riwayat Kuatnya Persaudaraan Lintas Zaman

"Yang hilang miniatur candi . Yakni candi tapi kecil. Kejadiannya pada tahun 1998," kata Sunarni menjelaskan. Selain arca lingga yoni, kala dan tugu prasasti. Di pelataran komplek candi juga dijumpai enam kuburan kuno. Empat makam posisi berjajar di depan teras cungkup Mleri Kekunaan. Sedangkan dua makam lain masing masing berada di sisi kanan dan kiri cungkup.

Pada masing-masing nisan makam kuno, tumbuh subur tanaman berdaun lebar yang posisinya saling menumpuk. Sunarni menyebutnya pandan tumpuk. Tidak jauh dari enam makam kuno, juga tumbuh dua pohon sawo. Posisinya berada di kanan kiri pintu masuk Candi Mleri . Selain rindang, pohon sawo tua tersebut, juga tinggi menjulang.

Sunarni tidak bisa menceritakan siapa yang menghuni makam makam dengan batu nisan kuno tersebut. Ia hanya menyebut, mereka adalah para sahabat Mbah Mleri , yang salah satunya berasal dari Kerajaan Mataram. "Salah satu makam itu katanya berasal dari Mataram," kata Sunarni yang juga tidak tahu apakah keterangan Mataram tersebut berkaitan dengan adanya dua pohon sawo.

Baca juga: Sejarah Jam Gadang di Bukittinggi dan Berkibarnya Bendera Merah Putih

Sementara mengenai cerita penampakan harimau berbulu putih, Sunarni mengatakan hal itu benar adanya. Bukan hanya warga Rejotangan, Tulungagung yang pernah menyaksikan. Sejumlah orang yang melakukan ritualan pada Selasa Kliwon atau malam Jumat, juga pernah didatangi. "Di sini yang sering terlihat adalah macan putih . Tapi sifatnya ghaib," kata Sunarni menjelaskan.

Sunarni memperlihatkan relief batu yang berada di teras cungkup Kekunaan Mleri . Tampak ukiran binatang yang sosoknya mengarah pada seekor harimau. Secara tersirat Sunarni ingin menyampaikan, bahwa secara metafisika, penampakan macan putih tersebut, ada benang merahnya dengan panil relief harimau yang ia perlihatkan.

"Dan itu tidak apa-apa. Tidak menganggu. Hanya ingin mbagekke (berkenalan)," terang Sunarni. Komplek Candi Mleri memiliki luas area kurang lebih 27 X 23 meter persegi. Upaya pelestarian Candi Mleri yang diikuti dengan membangun tembok pembatas berlangsung sejak tahun 1984. Meski tidak serame Candi Penataran, pengunjung Candi Mleri selalu ada.

Mereka, kata Sunarni, datang dari mana-mana. Bahkan tidak jarang para peneliti asing. Sunarni masih ingat, pada tahun 2016 silam, terdapat perwakilan dari 10 negara, yakni di antaranya Belanda, dan Perancis, yang melakukan penelitian di Candi Mleri . Sebab candi Mleri konon candi tertua di Kabupaten Blitar. "Pada tahun 2016 itu para peneliti di sini selama 15 hari," kenang Sunarni yang hingga kini statusnya masih pegawai tidak tetap Trowulan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Berita Terkini
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved