Datangi Pasar yang Tiba tiba Terbakar, Bupati Tulungagung Sampaikan Ini
Rabu, 17 Maret 2021 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dampak Pandemi COVID-19 di Jatim, 7.246 Tenaga Kerja PHK dan 34.138 Dirumahkan
Kendati demikian, api tidak sampai merembet ke sisi barat dan utara pasar. Sebelum menjalar lebih luas, empat unit mobil damkar ditambah dua unit kendaraan pengisi air, tiba di lokasi dan langsung memadamkan kobaran api. Hingga pagi hari, pembasahan masih terus dilakukan.
Sebab diketahui banyak bunga api yang masih menyala. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Namun diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik (konsleting). Menurut Maryoto, selain menginventarisir lapak, kios, los serta besar kerugian, langkah awal lain yang dilakukan pemkab adalah mencari tempat relokasi untuk pedagang.
Sebab para pedagang pasar harus tetap bisa berjualan. Seiring dengan itu, Pemkab juga akan menyiapkan pembangunan pasar yang tingkat kerusakannya diperkirakan mencapai 70 %. Pemkab, kata Maryoto juga akan mengupayakan bantuan bagi pedagang yang terdampak.
"Secepatnya dicarikan lokasi baru untuk relokasi para pedagang yang terdampak," pungkas Maryoto. Sementara Kabid Damkar Satpol PP Pemkab Tulungagung Gatut Sunu Utomo mengatakan, proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam.
Dalam pemadaman tersebut, petugas Damkar Tulungagung dibantu dua unit mobil Damkar dari Kabupaten Trenggalek. Sebab lokasi pasar tradisional Campurdarat di wilayah selatan Tulungagung tersebut, berbatasan dengan wilayah Kabupaten Trenggalek.
Kendati demikian, api tidak sampai merembet ke sisi barat dan utara pasar. Sebelum menjalar lebih luas, empat unit mobil damkar ditambah dua unit kendaraan pengisi air, tiba di lokasi dan langsung memadamkan kobaran api. Hingga pagi hari, pembasahan masih terus dilakukan.
Sebab diketahui banyak bunga api yang masih menyala. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Namun diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik (konsleting). Menurut Maryoto, selain menginventarisir lapak, kios, los serta besar kerugian, langkah awal lain yang dilakukan pemkab adalah mencari tempat relokasi untuk pedagang.
Sebab para pedagang pasar harus tetap bisa berjualan. Seiring dengan itu, Pemkab juga akan menyiapkan pembangunan pasar yang tingkat kerusakannya diperkirakan mencapai 70 %. Pemkab, kata Maryoto juga akan mengupayakan bantuan bagi pedagang yang terdampak.
"Secepatnya dicarikan lokasi baru untuk relokasi para pedagang yang terdampak," pungkas Maryoto. Sementara Kabid Damkar Satpol PP Pemkab Tulungagung Gatut Sunu Utomo mengatakan, proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam.
Dalam pemadaman tersebut, petugas Damkar Tulungagung dibantu dua unit mobil Damkar dari Kabupaten Trenggalek. Sebab lokasi pasar tradisional Campurdarat di wilayah selatan Tulungagung tersebut, berbatasan dengan wilayah Kabupaten Trenggalek.
Lihat Juga :