Rentan Tertular COVID-19, Kiriman APD ke RS Tak Boleh Putus
Selasa, 19 Mei 2020 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, sebenarnya memang tidak boleh, tapi masalahnya ini APD mereka terbatas, sehingga memang butuh banyak," tegasnya.
Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, M. Fikser menambahkan, para petugas medis menjadi perhatian khusus karena posisinya sebagai garda terdepan.
"Meskipun beberapa barang cukup langka dicari, namun pemkot terus berusaha memperoleh APD itu untuk keperluan tim medis ini. Ini bukti bahwa kami terus peduli dan perhatikan tim medis itu," kata Fikser.
Bahkan, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut memproduksi APD itu secara mandiri. Pemkot juga melibatkan UMKM untuk membuat APD itu secara mandiri. Akhirnya, hingga saat ini sudah banyak APD yang disebarkan oleh pemkot.
Berdasarkan data rekapitulasi bantuan dari masyarakat terkait COVID-19 Pemkot Surabaya, tercatat bahwa pada periode 21 Maret-30 April 2020, bantuan APD ke pemkot sebanyak 9.144 unit. Saat itu, dibagi-bagikan ke rumah sakit dan puskesmas di Kota Surabaya. "Hingga 30 April 2020, sudah disebarkan sebanyak 9.039 unit dan tersisa 105 unit," katanya.
Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, M. Fikser menambahkan, para petugas medis menjadi perhatian khusus karena posisinya sebagai garda terdepan.
"Meskipun beberapa barang cukup langka dicari, namun pemkot terus berusaha memperoleh APD itu untuk keperluan tim medis ini. Ini bukti bahwa kami terus peduli dan perhatikan tim medis itu," kata Fikser.
Bahkan, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut memproduksi APD itu secara mandiri. Pemkot juga melibatkan UMKM untuk membuat APD itu secara mandiri. Akhirnya, hingga saat ini sudah banyak APD yang disebarkan oleh pemkot.
Berdasarkan data rekapitulasi bantuan dari masyarakat terkait COVID-19 Pemkot Surabaya, tercatat bahwa pada periode 21 Maret-30 April 2020, bantuan APD ke pemkot sebanyak 9.144 unit. Saat itu, dibagi-bagikan ke rumah sakit dan puskesmas di Kota Surabaya. "Hingga 30 April 2020, sudah disebarkan sebanyak 9.039 unit dan tersisa 105 unit," katanya.
Lihat Juga :