Kasus KTP Palsu TKA China, Pelaku Diketahui Bayar Rp10 Juta

Selasa, 19 Mei 2020 - 15:17 WIB
loading...
Kasus KTP Palsu TKA...
Kasus KTP palsu TKA China atas nama mr Wang yang mengganti nama menjadi Wawan Saputra Razak kini masih dalam proses penyelidikan polisi. iNews TV/Tamenk
A A A
KENDARI - Kasus KTP palsu TKA China atas nama mr Wang yang mengganti nama menjadi Wawan Saputra Razak kini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Penyidik Direktorat Kriminal Umum, Polda Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, KTP tersebut ternyata dipesan oleh sang istri yang dibantu oleh oknum pegawai Dukcapil Kota Kendari dengan membayar uang sejumlah Rp10 juta untuk mendapatkan KTP palsu tersebut.

Petugas kemudian mendalami keterlibatan oknum pegawai Dukcapil pembuat KTP palsu tersebut dan melakukan pemeriksaan. Diketahui penerbitan KTP palsu tersebut dilakukan untuk memberikan status pada calon anak mereka pada surat akta kelahiran nantinya. Diketahui Nuning telah hamil saat dinikahi secara sirih oleh mr. wang.

Sementara itu, saat petugas Ditreskrimum hendak melakukan penyitaan barang bukti, polisi tidak berhasil menemukan KTP tersebut karena telah dibakar oleh Nuning yang merupakan istri mr Wang. (Baca: Diduga Pakai KTP Palsu, TKA China di Morosi Sultra Dipanggil Polda).

"Sejauh ini kita telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, dan juga akan menelusuri jejak fungsi dari KTP tersebut sebelum masuk ke tahap penyidikan," ujar Dirkrimun Polda Sultra Kombespol Laode Aries El Fatar.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setor Rp15 Juta, Turis...
Setor Rp15 Juta, Turis Suriah di Bali Bisa Punya KTP dan KK Palsu
Sakit Hati Dipecat,...
Sakit Hati Dipecat, Eks Karyawan PT OSS Bunuh Seorang TKA Asal China
41 TKA China Kembali...
41 TKA China Kembali Tiba di Aceh saat Kasus COVID-19 Meningkat
TKA asal China Tewas...
TKA asal China Tewas Terjatuh saat Pasang Tiang Elevated KCJB
Harga Dokumen Kependudukan...
Harga Dokumen Kependudukan Palsu Dijual Rp1 Juta, 5 Komplotan Ini pun Dicokok
105 TKA China Gelombang...
105 TKA China Gelombang ke-2 Jalani Rapid Test di Tempat Isolasi
13.056 WNA Punya E-KTP,...
13.056 WNA Punya E-KTP, Terbanyak asal Korsel bukan China
Heboh NIK KTP Dipakai...
Heboh NIK KTP Dipakai Warga Asing Lee In Wong, Pria di Bekasi Ditolak Vaksin
Denger Nih Doel, Opung...
Denger Nih Doel, Opung Luhut Bilang TKA Masuk karena Kita Kurang Tukang Insinyur
Rekomendasi
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Biaya Haji 2024 Disetujui...
Biaya Haji 2024 Disetujui Rp93 Juta, Calon Jemaah Bayar Rp56 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved