Sejumlah Aset Desa Diduga Digelapkan, Warga OKI Geruduk Kantor Kades
Senin, 15 Maret 2021 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, sejumlah aset desa yang diduga digelapkan tersebut mampu menyumbang pendapatan asli desa dan masuk kedalam kas desa, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
"Semestinya dengan adanya sejumlah aset desa dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat," jelasnya.
Sementara itu Kepala Desa Simpang Tiga Makmur, Syamsul Bahri mengukapkan, adanya dugaan penggelapan beberapa aset desa dan pengrusakan Puskesdes tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Kades setempat.
"Itu terjadi sekitar tahun 2010 lalu, sebelum saya menjabat sebagai Kades. Dan sejak saya menjabat, belum ada laporan tentang sejumlah aset desa yang dipertanyakan warga tersebut," ucapnya.
Untuk aset desa seperti Puskesdes, kata Syamsul, diketahui dibangun pada tahun 2011 oleh Dinas Kesehatan, serta pada tahun 2019 lalu dibongkar oleh beberapa oknum.
"Semestinya dengan adanya sejumlah aset desa dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat," jelasnya.
Sementara itu Kepala Desa Simpang Tiga Makmur, Syamsul Bahri mengukapkan, adanya dugaan penggelapan beberapa aset desa dan pengrusakan Puskesdes tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Kades setempat.
"Itu terjadi sekitar tahun 2010 lalu, sebelum saya menjabat sebagai Kades. Dan sejak saya menjabat, belum ada laporan tentang sejumlah aset desa yang dipertanyakan warga tersebut," ucapnya.
Untuk aset desa seperti Puskesdes, kata Syamsul, diketahui dibangun pada tahun 2011 oleh Dinas Kesehatan, serta pada tahun 2019 lalu dibongkar oleh beberapa oknum.
Lihat Juga :