Wali Kota Makassar Sebut Bakal Rombak Total Perusda
Jum'at, 12 Maret 2021 - 07:30 WIB
loading...
Salah satu perusda milik Pemkot Makassar adalah PD Parkir Makassar Raya. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Bukan hanya kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta camat dan lurah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga akan merombak habis-habisan jajaran perusda.
Rencana tersebut segera direalisasikan. Danny mengatakan sepulangnya dari Jakarta, proses evaluasi dan akselerasi akan dilakukan.
"Saya ke Jakarta dulu. Berikutnya (setelah pulang), kita akan total (melakukan perombakan)," ungkap Danny.
Dia mengemukakan, bukan hanya perusda, semua lembaga dan badan-badan yang terbentuk berdasarkan SK Wali Kota, akan dievaluasi.
"Bukan hanya perusda, badan promosi yang semua di SK Wali Kota kan. Semua organisasi di SK Wali Kota saya akselarasikan semua," jelasnya.
Dia menilai, komposisi manajemen atau orang-orang yang saat ini ada di tubuh perusda tidak pas, tidak sehati dan sepikiran.
Baca Juga: Perusda Tolak Pengalihan Pengelolaan Terminal Daya ke Kemenhub
"Jadi saya bisa bikin yang baru lagi. Karena saya menyesuaikan dengan akselarasi. Karena saya lihat tidak pas. Bagaimana saya mau bekerja kasih kencang Makassar kalau tidak sesuai. Orang-orang harus sehati, sepikiran," beber Danny.
Selain itu, dalam visi misi yang disusunnya, memang ada termaktub penataan total badan usaha milik daerah (BUMD).
Rencananya, Danny akan membuat lembaga yang bisa mensinergikan kebijakan pembangunan ekonomi dari berbagai sektor.
"Akan ada perombakan total. Kan Visi misi saya begitu. Penataan total BUMD. Kita lihat Jabar Incorporated sama dengan yang kita mau bikin. Saya mau bikin begitu," tandas Danny.
Seperti diketahui, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memiliki empat perusahaan daerah. Salah satunya sudah berstatus Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yakni PDAM.
Sementara satu masih berproses menjadi Perumda dan sekarang sementara digodok di DPRD Makassar, yakni PD Pasar Makassar Raya .
Dua lagi perusahaan milik Pemkot Makassar adalah PD Parkir Makassar Raya dan PD Terminal Makassar Metro .
Baca Juga: Perusda Dorong Modernisasi Pasar Tradisional di Kota Makassar
Rencana tersebut segera direalisasikan. Danny mengatakan sepulangnya dari Jakarta, proses evaluasi dan akselerasi akan dilakukan.
"Saya ke Jakarta dulu. Berikutnya (setelah pulang), kita akan total (melakukan perombakan)," ungkap Danny.
Dia mengemukakan, bukan hanya perusda, semua lembaga dan badan-badan yang terbentuk berdasarkan SK Wali Kota, akan dievaluasi.
"Bukan hanya perusda, badan promosi yang semua di SK Wali Kota kan. Semua organisasi di SK Wali Kota saya akselarasikan semua," jelasnya.
Dia menilai, komposisi manajemen atau orang-orang yang saat ini ada di tubuh perusda tidak pas, tidak sehati dan sepikiran.
Baca Juga: Perusda Tolak Pengalihan Pengelolaan Terminal Daya ke Kemenhub
"Jadi saya bisa bikin yang baru lagi. Karena saya menyesuaikan dengan akselarasi. Karena saya lihat tidak pas. Bagaimana saya mau bekerja kasih kencang Makassar kalau tidak sesuai. Orang-orang harus sehati, sepikiran," beber Danny.
Selain itu, dalam visi misi yang disusunnya, memang ada termaktub penataan total badan usaha milik daerah (BUMD).
Rencananya, Danny akan membuat lembaga yang bisa mensinergikan kebijakan pembangunan ekonomi dari berbagai sektor.
"Akan ada perombakan total. Kan Visi misi saya begitu. Penataan total BUMD. Kita lihat Jabar Incorporated sama dengan yang kita mau bikin. Saya mau bikin begitu," tandas Danny.
Seperti diketahui, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memiliki empat perusahaan daerah. Salah satunya sudah berstatus Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yakni PDAM.
Sementara satu masih berproses menjadi Perumda dan sekarang sementara digodok di DPRD Makassar, yakni PD Pasar Makassar Raya .
Dua lagi perusahaan milik Pemkot Makassar adalah PD Parkir Makassar Raya dan PD Terminal Makassar Metro .
Baca Juga: Perusda Dorong Modernisasi Pasar Tradisional di Kota Makassar
(agn)
Lihat Juga :