Persiapan Sekolah Tatap Muka, Ini Skenario Kota Bandung
Rabu, 10 Maret 2021 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, pada masa transisi, jika sudah dianggap aman dalam 2 bulan akan diuji coba maksimal 50 persen siswa boleh ke sekolah, yang lainnya di rumah. "Jadi kita menerapkan metode blended learning, ada campuran antara daring dan PTM," ucapnya.
Kemudian, lanjut dia, dilakukan adaptasi kebiasaan baru 50-100 persen. Namun pertimbangannya tergantung penyebaran COVID-19 di tiap wilayah di Kota Bandung, dengan konsultasi ke Satgas COVID-19.
Bambang pun menilai idealnya KBM memang harus dilakukan dengan tatap muka karena terjadi interaksi antara guru dengan siswa, dan siswa dengan siswa.
Siswa pun bisa langsung konsultasi dengan gurunya, atau menyampaikan ide serta gagasan yang kritis.
"Harusnya masa-masa jam 7 sampai jam 12 itu anak belajar mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan, tapi kemudian ketika ruang dan waktu seperti itu tidak ada yang melihat, maka saya katakan terjadi lost cognisi," katanya.
Kemudian, lanjut dia, dilakukan adaptasi kebiasaan baru 50-100 persen. Namun pertimbangannya tergantung penyebaran COVID-19 di tiap wilayah di Kota Bandung, dengan konsultasi ke Satgas COVID-19.
Bambang pun menilai idealnya KBM memang harus dilakukan dengan tatap muka karena terjadi interaksi antara guru dengan siswa, dan siswa dengan siswa.
Siswa pun bisa langsung konsultasi dengan gurunya, atau menyampaikan ide serta gagasan yang kritis.
"Harusnya masa-masa jam 7 sampai jam 12 itu anak belajar mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan, tapi kemudian ketika ruang dan waktu seperti itu tidak ada yang melihat, maka saya katakan terjadi lost cognisi," katanya.
Lihat Juga :