Berbagi Peran, Pasangan Pencuri Ini Sikat Uang Ratusan Juta dan Emas di Bandung

loading...
Berbagi Peran, Pasangan Pencuri Ini Sikat Uang Ratusan Juta dan Emas di Bandung
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang menjelaskan kasus pencurian yang dilakukan tersangka Shilton Ardiles Situmorang (36) dan Nina Nur Firdaus (35) di Bandung, Jabar. Foto/iNews.id/Agus Warsudi
BANDUNG - Pasangan pencuri, Shilton Ardiles Situmorang alias Shilton (36) dan Nina Nur Firdaus (35) dibekuk usai beraksi di rumah salah satu pengusaha di Kota Bandung , Jawa Barat.

Baca juga: Tragis, Anak Ini Saksikan Bapaknya Tewas Dibantai Maling

Tersangka Shilton yang menjadi pelaku utama berhasil menggondol ratusan gram emas dan uang tunai Rp450 juta. Sedangkan tersangka Nina Nur Firdaus, yang terhitung bibi dari tersangka Shilton, ditangkap karena berperan sebagai pemberi informasi keberadaan korban saat pelaku hendak beraksi.

Baca juga: Maling Celana Jeans Ini Bikin Satpol PP dan Ojol Berantem di Alun-alun Bandung

Nina juga mendapatkan bagian dari hasil kejahatan tersebut. Selain itu, tersangka Nina tak melaporkan meski tahu tindak kejahatan yang dilakukan pelaku Shilton.



Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang mengatakan, peristiwa ini berawal dari laporan korban Ruly bahwa telah mengalami pencurian.

Peristiwa pencurian terjadi pada sejak Januari hingga Senin 1 Februari 2021 sekitar pukul 21.00 WIB di rumah korban Ruly, di Jalan Ujungberung Indah Blok 17 Nomor 1, Kelurahan Cigending, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

"Setelah menerima laporan, Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil menangkap pelaku, Shilton Ardiles dan yang turut membantu Nin Nur Firdaus," kata Kasatreskrim, dikutip Sabtu (5/3/2021).



Tersangka Shilton Ardiles 35 merupakan warga Jalan Cinambo Indah Nomor 112, Kelurahan Pakemitan, Kecamatan Cinambo dan Nina Nur Firdaus, warga Kompleks PU Blok B Nomor 115 RT 07/08, Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.



"Jadi sebelum beraksi, tersangka S (Shilton) menelepon N yang merupakan pegawai perusahaan milik korban. N memberi tahu bahwa korban sedang berada di kantor. Saat itulah tersangka S melakukan pencurian di rumah korban," ujar Adanan.

Pencurian dengan modus seperti itu, tutur Kasatreskrim, telah tiga kali dilakukan tersangka Shilton sejak Senin 1 Februari 2021. Modus operandi kejahatan, pelaku memasuki rumah korban Ruly kamar melalui jendela dengan merusak teralis menggunakan obeng.

Pada pencurian pertama pada awal Januari 2021, pelaku menggasak delapan keping emas logam mulia Antam seberat 177 gram, yang terdiri atas terdiri dari dua keping masing-masing 5O gram; dua keping masing-masing 25 gram, satu keping seberat 2 gram, satu keping 5 gram, dan dua keping masing-masing 10 gram.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top