Sebut KLB Dagelan, DPC-DPD Demokrat se-Jabar Serukan Deligitimasi
Jum'at, 05 Maret 2021 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka menanyakan SK (surat keputusan) kepengurusan, meminta copy-an, dan menanyakan siapa-siapa saja nama dan jabatan dalam SK kepengurusan tersebut. Kita sangat memahami bahwa cara kotor itu mereka lakukan agar mereka mendapatkan klaim legitimasi dengan menyatakan bahwa seolah-olah yang hadir dan mendukung KLB itu adalah pengurus yg sah," beber Asep.
Oleh karenanya, lanjut Asep, sebagai upaya awal untuk melakukan pencegahan atas kondisi yang terjadi sekaligus melakukan upaya deligitimasi yang maksimal atas KLB dagelan tersebut, maka seluruh DPC dan DPD Partai Demokrat se-Jabar sepakat membuat surat pernyataan tersebut dengan segala konsekuensi hukum yang menyertainya.
"Jadi, apabila di antara kelompok politisi liar ada yang mengklaim sebagai utusan dan pemilik suara sah dari pengurus Partai Demokrat di Jawa Barat dalam forum KLB jadi-jadian itu, maka bisa dipastikan bahwa semua itu adalah bohong dan bisa juga diduga mereka melakukan upaya manipulasi yang dapat dituntut secara hukum," tegas Asep.
Pihaknya pun menyerukan kepada seluruh pengurus DPC dan DPD Partai Demokrat di seluruh Indonesia melakukan hal yang sama.
Dia menekankan, upaya ini perlu dilakukan agar upaya deligitimasi dari para pemilik suara sah menjadi optimal.
Baca juga: Viral, Botol Bisa Ngomong Bahasa Sunda
Oleh karenanya, lanjut Asep, sebagai upaya awal untuk melakukan pencegahan atas kondisi yang terjadi sekaligus melakukan upaya deligitimasi yang maksimal atas KLB dagelan tersebut, maka seluruh DPC dan DPD Partai Demokrat se-Jabar sepakat membuat surat pernyataan tersebut dengan segala konsekuensi hukum yang menyertainya.
"Jadi, apabila di antara kelompok politisi liar ada yang mengklaim sebagai utusan dan pemilik suara sah dari pengurus Partai Demokrat di Jawa Barat dalam forum KLB jadi-jadian itu, maka bisa dipastikan bahwa semua itu adalah bohong dan bisa juga diduga mereka melakukan upaya manipulasi yang dapat dituntut secara hukum," tegas Asep.
Pihaknya pun menyerukan kepada seluruh pengurus DPC dan DPD Partai Demokrat di seluruh Indonesia melakukan hal yang sama.
Dia menekankan, upaya ini perlu dilakukan agar upaya deligitimasi dari para pemilik suara sah menjadi optimal.
Baca juga: Viral, Botol Bisa Ngomong Bahasa Sunda
Lihat Juga :