Cegah Penyerobotan Aset, Wali Kota Surabaya: 2023 Seluruh Aset Tersertifikat
Kamis, 04 Maret 2021 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
Eri menuturkan, seluruh aset pemkot yang saat ini belum tersertifikat akan segera bersertifikat semuanya dalam waktu secepatnya. Jika dihitung sebenarnya akan rampung pada 2025 tetapi dilakukan percepatan menjadi 2023 mendatang. " Sertifikat dan peta bidang sudah keluar, sehingga tinggal memeruskan saja. Ini akan terus kami lakukan karena jumlahnya ribuan," kata Eri.
Ia menambahkan, mengingat jumlah persil yang cukup banyak maka, dipastikan akan semaksimal mungkin rampung percepatan pada 2023 mendatang. Termasuk sertifikat untuk jalan , tanah maupun fasiltas umum (fasum) yang diserahkan pengembang kepada pemerintah.
Baca juga: Tangis Kasim Pecah, Anaknya yang Baru Melahirkan Tewas Tersengat Listrik
"Paling tidak sudah keluar PBTnya dahulu supaya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat . Sebenarnya kalau dihitung penyelesaiannya bisa sampai 2025 tetapi kita percepat dengan dukungan dari berbagai pihak," ungkapnya. Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) itu memastikan minimal sudah keluar peta bidang agar aset negara itu bisa segera dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk masyarakat.
Makanya, ia meminta dengan sangat agar kolaborasi seperti saat ini terus dijaga dan semakin ditingkatkan. "Saya berharap kolaborasi yang lebih hebat lagi dari sekarang, supaya kalau bisa kurang dari 2023 sudah kelar, akan lebih bagus," tegasnya.
Ia menambahkan, mengingat jumlah persil yang cukup banyak maka, dipastikan akan semaksimal mungkin rampung percepatan pada 2023 mendatang. Termasuk sertifikat untuk jalan , tanah maupun fasiltas umum (fasum) yang diserahkan pengembang kepada pemerintah.
Baca juga: Tangis Kasim Pecah, Anaknya yang Baru Melahirkan Tewas Tersengat Listrik
"Paling tidak sudah keluar PBTnya dahulu supaya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat . Sebenarnya kalau dihitung penyelesaiannya bisa sampai 2025 tetapi kita percepat dengan dukungan dari berbagai pihak," ungkapnya. Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) itu memastikan minimal sudah keluar peta bidang agar aset negara itu bisa segera dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk masyarakat.
Makanya, ia meminta dengan sangat agar kolaborasi seperti saat ini terus dijaga dan semakin ditingkatkan. "Saya berharap kolaborasi yang lebih hebat lagi dari sekarang, supaya kalau bisa kurang dari 2023 sudah kelar, akan lebih bagus," tegasnya.
Lihat Juga :