Terapkan Prokes Ketat, Event Pariwisata Jabar 2021 Usung Konsep Virtual
Kamis, 04 Maret 2021 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, kunjungan wisatawan nusantara pada tahun 2019 ke Jabar mencapai 62 juta jiwa, sedangkan wisatawan mancanegara 1,8 juta jiwa. Pandemi COVID-19 mengakibatkan capaian kunjungan wisatawan anjlok menyusul kebijakan pergerakan orang, baik nasional maupun internasional.
Meski begitu, Dedi menyatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor andalan untuk perbaikan perekonomian pada 2021 ini. West Java Calendar of Event 2021 sendiri menjadi salah satu upaya dari Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendongkrak kunjungan wisatawan.
"Ketika pandemi, kunjungan wisatawan nusantara sepanjang tahun 2020 itu 30 juta jiwa. Sedangkan wisatawan mancanegara 30.000 jiwa. Tahun ini, target kami minimal bisa menjaga catatan tahun lalu," katanya.
Diketahui, program West Java Calendar of Event 2021 diluncurkan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu (3/3/2021) kemarin. Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil berharap, program ini berdampak positif pada sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif Jabar usai terpuruk akibat pandemi COVID-19.
"Hari ini kita optimistis ingin memulihkan ekonomi melalui adaptasi dengan produktivitas di bidang kebudayaan," katanya.
Meski begitu, Dedi menyatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor andalan untuk perbaikan perekonomian pada 2021 ini. West Java Calendar of Event 2021 sendiri menjadi salah satu upaya dari Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendongkrak kunjungan wisatawan.
"Ketika pandemi, kunjungan wisatawan nusantara sepanjang tahun 2020 itu 30 juta jiwa. Sedangkan wisatawan mancanegara 30.000 jiwa. Tahun ini, target kami minimal bisa menjaga catatan tahun lalu," katanya.
Diketahui, program West Java Calendar of Event 2021 diluncurkan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu (3/3/2021) kemarin. Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil berharap, program ini berdampak positif pada sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif Jabar usai terpuruk akibat pandemi COVID-19.
"Hari ini kita optimistis ingin memulihkan ekonomi melalui adaptasi dengan produktivitas di bidang kebudayaan," katanya.
(msd)
Lihat Juga :