Direlokasi, 34 Pedagang Merasa Jadi Korban Pemkot Ternate dan Balai BPIW
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:02 WIB
loading...
Direlokasi, 34 Pedagang Merasa Jadi Korban Pemkot Ternate dan Balai BPIW. Foto/Ismail
A
A
A
TERNATE - Pemkot Ternate selama tujuh bulan ke depan akan menutup sementara kawasan ekonomi Tapak II, Jalan Sultan Djabir Sjah, tepatnya bagian utara Pasar Sabi-Sabi.
Rencana penutupan akses ke kawasan ekonomi itu terkait dengan pembangunan dan peningkatan sejumlah sarana infrastruktur pada kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Ternate, Nuryadin Rachman menyampaikan, dua jalur di sisi timur dan barat di kawasan tersebut akan dilakukan peningkatan serta pembangunan dreinase dan penataan anjungan yang menghadap tepi laut.
"Itu belum final, karena kita masih akan berkoordinasi dengan Polantas Polres Ternate dan pihak perhubungan, nanti kita akan presentasikan. Karena itu dua jalur yang akan diperbaiki. Jadi di sisi timur anjungan itu akan ditata. Pasti akan terganggu karena ada pekerjaan di situ. Terus di sisi barat, itu juga dikerjakan karena akan ada pengalihan saluran dan pembuatan drainase," kata Nuryadi, Selasa (02/03/2021).
Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah BPIW Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Dinas terkait Pemkot Ternate yang menelan anggaran Rp41 miliar.
Rencana penutupan akses ke kawasan ekonomi itu terkait dengan pembangunan dan peningkatan sejumlah sarana infrastruktur pada kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Ternate, Nuryadin Rachman menyampaikan, dua jalur di sisi timur dan barat di kawasan tersebut akan dilakukan peningkatan serta pembangunan dreinase dan penataan anjungan yang menghadap tepi laut.
"Itu belum final, karena kita masih akan berkoordinasi dengan Polantas Polres Ternate dan pihak perhubungan, nanti kita akan presentasikan. Karena itu dua jalur yang akan diperbaiki. Jadi di sisi timur anjungan itu akan ditata. Pasti akan terganggu karena ada pekerjaan di situ. Terus di sisi barat, itu juga dikerjakan karena akan ada pengalihan saluran dan pembuatan drainase," kata Nuryadi, Selasa (02/03/2021).
Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah BPIW Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Dinas terkait Pemkot Ternate yang menelan anggaran Rp41 miliar.
Lihat Juga :