Hasil Sidang Etik Kasus Perkelahian Dua Dosen di Makassar Diumumkan Besok
Senin, 01 Maret 2021 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
Koordinator aksi, Harry menyatakan pihak kampus UMI harus melihat secara objektif kekerasan terhadap perempuan. Sebab, tindakan yang dilakukan tersebut sangat merusak citra kampus UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.
"Kami mengutuk keras tindak kekerasan terhadap perempuan. Karena pemukulan tersebut sangat mencederai kampus UMI yang menjunjung tinggi nilai beramal Amalia dan berakhlakul karimah," jelas Harry dalam keterangan resmi yang diterima.
Baca Juga: Tak Ada Laporan Polisi, Cekcok 2 Oknum Dosen UMI Diteruskan ke Dewan Etik
Olehnya itu, lanjut Harry, pihaknya meminta otoritas kampus agar segera menuntaskan kasus tersebut. "Kami meminta agar kampus jangan melindungi pelaku dan mewujudkan demokrasi kampus. Kami juga mendesak agar kampus mencopot dosen arogan dari jabatannya," tegasnya.
Aksi yang dilakukan puluhan mahasiswa itu sempat dihadang satpam menara UMI . Namun massa aksi tetap memaksa masuk masuk untuk menunggu kebijakan dan keputusan komisi disiplin selaku pihak yang menangani kasus yang melibatkan dua kepala prodi ini.
"Kami mengutuk keras tindak kekerasan terhadap perempuan. Karena pemukulan tersebut sangat mencederai kampus UMI yang menjunjung tinggi nilai beramal Amalia dan berakhlakul karimah," jelas Harry dalam keterangan resmi yang diterima.
Baca Juga: Tak Ada Laporan Polisi, Cekcok 2 Oknum Dosen UMI Diteruskan ke Dewan Etik
Olehnya itu, lanjut Harry, pihaknya meminta otoritas kampus agar segera menuntaskan kasus tersebut. "Kami meminta agar kampus jangan melindungi pelaku dan mewujudkan demokrasi kampus. Kami juga mendesak agar kampus mencopot dosen arogan dari jabatannya," tegasnya.
Aksi yang dilakukan puluhan mahasiswa itu sempat dihadang satpam menara UMI . Namun massa aksi tetap memaksa masuk masuk untuk menunggu kebijakan dan keputusan komisi disiplin selaku pihak yang menangani kasus yang melibatkan dua kepala prodi ini.
(agn)
Lihat Juga :