Tangis Histeris Pecah, Keluarga 2 Gadis yang Tewas Dibunuh Polisi Tuntut Hukuman Mati
Senin, 01 Maret 2021 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Miris, Tak Ada Salep untuk Gatal, Korban Banjir Demak Terpaksa Obati Kulit Pakai Solar
Warga juga membopong ibu korban yang nampak masih lemas, dan trauma berat atas kematian anaknya. "Kami tidak membuat huru-hara. Kami menuntut keadilan. Nyawa dibayar nyawa ," tegas Atik, salah seorang kerabat korban.
Baca juga: 500 Hektare Tanah Dirampas, 24 Hari Tangis dan Aksi Warga Gemparkan Sumut
Hingga kini polisi masih belum memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Aipda RS tersebut. Polres Pelabuhan Belawan, telah menangkap Aipda RS, namun masih bungkam terkait kronologis dan motif pembunuhan sadis tersebut.
Warga juga membopong ibu korban yang nampak masih lemas, dan trauma berat atas kematian anaknya. "Kami tidak membuat huru-hara. Kami menuntut keadilan. Nyawa dibayar nyawa ," tegas Atik, salah seorang kerabat korban.
Baca juga: 500 Hektare Tanah Dirampas, 24 Hari Tangis dan Aksi Warga Gemparkan Sumut
Hingga kini polisi masih belum memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Aipda RS tersebut. Polres Pelabuhan Belawan, telah menangkap Aipda RS, namun masih bungkam terkait kronologis dan motif pembunuhan sadis tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :