Genangi Tiga Desa di Cirebon, Banjir Setinggi 1,2 Meter Perlahan Surut

Senin, 01 Maret 2021 - 07:09 WIB
loading...
Genangi Tiga Desa di...
Foto/Dok SINDOnews
A A A
BANDUNG - Banjir yang sempat menggenangi tiga desa di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sejak Jumat (26/2/2021) mulai berangsur surut. Sejumlah warga juga mulai melakukan pembersihan sisa lumpur dan kotoran. Ketiga desa yang sempat terdampak banjir yaitu Desa Gunungsari, Desa Mekarsari, dan Desa Ciuyah, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon.

"Laporan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Cirebon, banjir yang menggenang tiga desa mulai surut. Desa Mekarsari surut sejak Sabtu, Desa Gunungsari dan Ciuyah surut sejak Jumat lalu," kata Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan, Minggu (28/2/2021). Baca juga: Atasi Banjir Karawang, Pemkab Perlu Dukungan Provinsi dan Pusat

Menurut dia, laporan terkahir hingga Sabtu (27/2/2021) sore, tak ada korban jiwa atas bencana banjir yang terjadi di kawasan tersebut. Sementara ketinggian air saat itu antara 20 hingga 120 sentimeter. Air masuk ke rumah warga. Total warga terdampak banjir di Desa Mekarsari sebanyak 2.300 jiwa, 600 Rumah terendam, 7 Mushola terendam, 1 PAUD terendam, dan 1 Madrasah terendam.

Sementara di Desa Gunungsari 700 Rumah terendam, 3 Mushola terendam, 1 Masjid, 1 PAUD, 1 TK, 1 Madrasah, dan 1 SMP. Total 1.090 KK atau sekitar 2.520 Jiwa terdampak. Sedangkan di desa Ciuyah, 245 Rumah terendam, 2 tempat ibadah, serta 395 KK atau sekitar 1.055 Jiwa terdampak. "Mereka membutuhkan beberapa kebutuhan darurat seperti selimut, makanan siap saji, dan matras," kata Dani. Baca juga: Banjir Jakarta Bikin PLN Kehilangan Pendapatan Hampir Rp1 M

Menurut dia, Banjir yang terjadi di Cirebon akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan Sungai Ciberes meluap. Akibatnya, pada pukul 06.30 air mulai masuk ke pemukiman warga sejak Jumat dengan ketinggian mencapai 120 centimeter," jelas dia.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Berita Terkini
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved