Jalankan PPKM dan PPKM Mikro, Wisata Kabupaten Pasuruan Tetap Stabil

Minggu, 28 Februari 2021 - 08:34 WIB
loading...
Jalankan PPKM dan PPKM Mikro, Wisata Kabupaten Pasuruan Tetap Stabil
Gus Mujib memetik kurma di objek wisata Kebun Kurma Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, Minggu (21/2/2021). Kebun Kurma merupakan salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Pasuruan.
A A A
PASURUAN - Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan Abdul Mujib Imron menghadiri panen raya sekaligus memanen buah kurma di areal objek wisata Kebun Kurma di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kunjungan Wabup yang akrab disapa Gus Mujib tersebut juga dalam rangka mengecek dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di sektor pariwisata.

Menurutnya, selama pandemi dan penerapan PPKM Mikro, dia yakin tidak akan berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan. "Karena pengelola objek wisata kan masih bisa menerima tamu wisatawan dengan penerapan prokes ketat. Meski hanya diperbolehkan menerima pengunjung 50 persen dari biasanya. Penurunannya juga tidak kelihatan juga,” ujarnya.

Dia mengatakan, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan merupakan kunci utama yang wajib diperhatikan. Baik bagi para pengelola tempat wisata maupun masyarakat sebagai pengunjung. "Semua pihak mampu menerapkannya dengan baik. Terlebih sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan sangat berpeluang untuk kembali bangkit, sekalipun di masa pandemi," katanya.

Dia berharap para pengelola wisata untuk tetap disiplin dengan penerapan PPKM skala mikro. "Untuk masyarakat, tidak usah takut untuk datang ke tempat wisata di Kabupaten Pasuruan. Yang penting tetap disiplin menerapkan prokes. Tidak boleh ada kerumunan, jaga jarak dan bermasker,” ujarnya, Minggu (21/2/2021).

Dalam kunjungannya didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Eka Wara, Camat Sukorejo beserta jajarannya, Wabup turut memotong satu tangkai buah kurma muda berwarna kuning keemasan langsung dari dahannya.

“Kebun kurma adalah wisata unggulan di Kabupaten Pasuruan, masuk wisata agro yang pertama di Indonesia dengan beragam jenis pohon kurma. Lengkap dengan edukasi tentang pertumbuhan kurma yang berhasil dibudidayakan di Kecamatan Sukorejo. Yang masuk ke sini juga memenuhi standar PPKM Mikro dan prokes. Kami berharap, semua pengunjung bisa mematuhinya,” katanya penuh semangat.

Sembari menenteng setandan buah kurma hasil panen, di hadapan tamu undangan dan pengunjung Kebun Kurma, Gus Mujib mengajak seluruh pihak agar turut berpartisipasi aktif dalam mempopulerkan objek wisata ke khalayak luas.

"Sehingga bisa lebih dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal dari wilayah Pasuruan dan sekitarnya saja, tetapi juga skala nasional," ujarnya.

Dia mengajak kadis pariwisata, camat, Forkopimka, bersama memviralkan objek wisata Kebun Kurma ke publik. "Jadi bukan hanya milik perseorangan saja, tapi juga seluruh warga Kabupaten Pasuruan berkewajiban untuk terus berkoordinasi dan membuat jaringan dengan wisatawan agar terus berkunjung ke Kebun Kurma,”katanya. (*) (*CM*)
(ars)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1420 seconds (10.177#12.26)