Kisah Profesor Sardjito dan Vaksin Temuannya

Sabtu, 18 April 2020 - 21:17 WIB
loading...
A A A
Sardjito menemukan jalan untuk melanjutkan pendidikan kedokteran di Universitas Amsterdam, Belanda. Pada 1920, dia naik kapal menuju Rotterdam. Berkat pengalaman melakukan penelitian saat bekerja di Pasteur Instituut, Sardjito mendapatkan gelar dokter hanya dalam waktu singkat, dari 1921 hingga 1922. Bahkan, Akhir Matua Harahap dalam Sejarah Yogyakarta (1): Dr. Sardjito, Ph.D, Dokter Bergelar Doktor; STOVIA, Boedi Oetomo, Leiden, Pasteur Instituut, UGM, menyebut Sardjito hanya butuh waktu satu semester untuk meraih gelar dokter.

Belum puas dengan ilmu yang dimiliki, Sardjito kemudian melanjutkan pendidikan tingkat doktoral di Universiteit Leiden dengan fokus perhatian terhadap penyakit-penyakit tropis. Dia berhasil meraih gelar doktor setelah mampu mempertahankan disertasinya berjudul Immunisatie tegen bacillaire dysenterie door middel van de baéteriophaag antidysénteria Shiga-Kruse pada 11 Juli 1923.

Sardjito juga mendapatkan kesempatan kuliah di Universitas John Hopkins, Amerika Serikat untuk belajar tentang Hygiene. Pada 1924 dia lulus dan meraih gelar Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat. Sebagai seorang dokter yang juga peneliti, Sardjito mempunyai penemuan-penemuan penting bagi masyarakat. Misalnya, calcusol, obat penyakit batu ginjal dan calterol, obat penurun kolesterol.

Menariknya, Sardjito tidak mengeksploitasi penemuannya untuk keuntungan pribadi. Dia bahkan menekankan obat tersebut tidak dijual mahal. "Tidak boleh menjual obat ini mahal-mahal. Obat ini untuk rakyat. Banyak rakyat yang menderita penyakit batu ginjal. Kasihan kalau mereka harus operasi," kata Sardjito sebagaimana dikutip dari catatan makalah Prof. Dr. A.M. Hendropriyono.

Selain dua obat itu, Sardjito juga menciptakan vaksin untuk berbagai penyakit seperti typus, kolera, disentri, staflokoken, dan Streptokoken.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Profil Rektor Pertama...
Profil Rektor Pertama UGM Prof Dr. M. Sardjito, Pahlawan Nasional yang Namanya Diabadikan Jadi Rumah Sakit
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved