Sering Memaksa, Sindikat Juru Parkir Liar Stasiun LRT Ampera Palembang Disikat
Kamis, 25 Februari 2021 - 15:55 WIB
loading...
Sindikat juru parkir (Jukir) liar yang beroperasi di bawah Stasiun LRT Ampera Palembang, Sumatera Selatan akhirnya digelandang ke Polsek Ilir Timur I. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A
A
A
PALEMBANG - Sindikat juru parkir (jukir) liar yang beroperasi di bawah Stasiun LRT Ampera Palembang , Sumatera Selatan akhirnya digelandang ke Polsek Ilir Timur I.
Baca juga: 6 Kali Menjambret, Juru Parkir di Jambi Akhirnya Dicokok Polisi
Kapolsek IT I Palembang, Kompol Hardiman mengatakan, sebanyak 13 jukir liar diamankan dan digelandang ke Mapolsek.
Baca juga: Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap, 2 Pistol dan Amunisi Disita
"Usai banyak menerima laporan yang menyebutkan banyak jukir di Stasiun LRT Ampera yang memasang tarif tinggi dan kerap dengan paksaan, anggota langsung menindaklanjuti dan mengecek kebenarannya dan ternyata memang benar seperti yang dilaporkan," ujar Kompol Hardiman didampingi Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I, Ipda Ghofur, Kamis (25/2/2021).
Hardiman menjelaskan, para jukir liar tersebut diketahui tidak hanya bekerja sendirian. Namun juga memberikan setoran parkir ke sejumlah orang yang mendalangi aksi mereka tersebut.
"Mereka ini ada yang mendalangi, diantaranya M, D dan R. Ketiga dalang jukir ini juga akan dipanggil dan diperiksa untuk mengetahui adakah kaitannya dengan Dinas Perhubungan," katanya.
Baca juga: 6 Kali Menjambret, Juru Parkir di Jambi Akhirnya Dicokok Polisi
Kapolsek IT I Palembang, Kompol Hardiman mengatakan, sebanyak 13 jukir liar diamankan dan digelandang ke Mapolsek.
Baca juga: Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap, 2 Pistol dan Amunisi Disita
"Usai banyak menerima laporan yang menyebutkan banyak jukir di Stasiun LRT Ampera yang memasang tarif tinggi dan kerap dengan paksaan, anggota langsung menindaklanjuti dan mengecek kebenarannya dan ternyata memang benar seperti yang dilaporkan," ujar Kompol Hardiman didampingi Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I, Ipda Ghofur, Kamis (25/2/2021).
Hardiman menjelaskan, para jukir liar tersebut diketahui tidak hanya bekerja sendirian. Namun juga memberikan setoran parkir ke sejumlah orang yang mendalangi aksi mereka tersebut.
"Mereka ini ada yang mendalangi, diantaranya M, D dan R. Ketiga dalang jukir ini juga akan dipanggil dan diperiksa untuk mengetahui adakah kaitannya dengan Dinas Perhubungan," katanya.
Lihat Juga :