Antisipasi Longsor Susulan, BPBD Jatim Evakuasi Penghuni Ponpes Annidhomiyah Pamekasan
Rabu, 24 Februari 2021 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya juga tengah mengantisipasi longsor susulan yang bisa saja kembali datang. Dia berencana mengevakuasi seluruh penghuni pondok yang dekat dekat perbukitan dan yamg perlu diawasi adalah yang dekat dengan tebing-tebing. “Setelah saya amati kondisi pondok pesantren memang dekat dengan perbukitan, dan dibawah perbukitan itulah tempat para santri menginap,” terang Yanuar.
Baca juga: Para Penyintas COVID-19 Kini Boleh Divaksin, Tapi Ada Syaratnya
Seperti diketahui, ebanyak 5 orang santriwati tewas saat longsor melanda Pondok Pesantren Annidhomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Rabu (23/2/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.
Mereka adalah Robiatul Adawiyah (14), warga Desa Poreh Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Santi (14) warga Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember, Nabila (12) warga Dusun Sempong Barat Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Nur Asisah (13) warga Desa Dukoh Mencek Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember dan Siti Komariyah (17) warga Desa Palampang Kecamatan Sumber Jambi Kabupaten Jember.
Bencana ini bermula sekitar pukul 00.30 WIB terjadi hujan lebat dengan intensitas yang sangat tinggi. Sehingga menyebabkan tanah longsor dan mengakibatkan 2 kamar yang ditempati 7 orang santriwati tertimbun tanah longsor. Dari 7 santriwati yang tertimbun, 5 orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami patah tulang serta 1 orang selamat.
Baca juga: Para Penyintas COVID-19 Kini Boleh Divaksin, Tapi Ada Syaratnya
Seperti diketahui, ebanyak 5 orang santriwati tewas saat longsor melanda Pondok Pesantren Annidhomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Rabu (23/2/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.
Mereka adalah Robiatul Adawiyah (14), warga Desa Poreh Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Santi (14) warga Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember, Nabila (12) warga Dusun Sempong Barat Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Nur Asisah (13) warga Desa Dukoh Mencek Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember dan Siti Komariyah (17) warga Desa Palampang Kecamatan Sumber Jambi Kabupaten Jember.
Bencana ini bermula sekitar pukul 00.30 WIB terjadi hujan lebat dengan intensitas yang sangat tinggi. Sehingga menyebabkan tanah longsor dan mengakibatkan 2 kamar yang ditempati 7 orang santriwati tertimbun tanah longsor. Dari 7 santriwati yang tertimbun, 5 orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami patah tulang serta 1 orang selamat.
(msd)
Lihat Juga :