Usai Diterjang Banjir Jalur Kereta Bandung Jakarta Normal, Penumpang Masih Sepi
Rabu, 24 Februari 2021 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Dia memperkirakan, sepinya penumpang dikarenakan ada yang belum mengetahui bahwa jalur KA di lokasi banjir sudah dapat dilalui. Selain itu, ekspansi pada awal pekan juga cenderung sepi. Baca juga: Bersembunyi di Lemari Kaca, Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter Gegerkan Warga Bener Meriah
Diketahui, jalur hilir KA antara Stasiun Kedunggedeh-Stasiun Lemahabang, Kabupaten Bekasi, sudah dapat dilewati oleh semua kereta api setelah sebelumnya tergerus oleh banjir . KA pertama yang melintasi jalur tersebut adalah KLB D1/10481 pada pukul 10.29 WIB.
Demi pertimbangan keselamatan, untuk sementara waktu KA yang melintasi jalur tersebut masih dibatasi kecepatannya maksimal 10 km/jam, dan secara bertahap akan semakin ditingkatkan. Baca juga: Palangkaraya Gempar, Usai Cekcok Istri Ditemukan Tewas Bersibah Darah dan Suami Gantung Diri
Kuswardoyo menjelaskan, petugas KAI telah melakukan berbagai langkah dan upaya bekerja secara terus menerus 24 jam untuk normalisasi, menguatkan pondasi , menambah batu balas/kricak, dan memadatkan jalur KA dengan menggunakan alat berat serta melakukan penambahan jumlah personel di lokasi
"Kami atas nama manajemen KAI Daop 2 mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir tersebut" ujar Kuswardoyo.
Diketahui, jalur hilir KA antara Stasiun Kedunggedeh-Stasiun Lemahabang, Kabupaten Bekasi, sudah dapat dilewati oleh semua kereta api setelah sebelumnya tergerus oleh banjir . KA pertama yang melintasi jalur tersebut adalah KLB D1/10481 pada pukul 10.29 WIB.
Demi pertimbangan keselamatan, untuk sementara waktu KA yang melintasi jalur tersebut masih dibatasi kecepatannya maksimal 10 km/jam, dan secara bertahap akan semakin ditingkatkan. Baca juga: Palangkaraya Gempar, Usai Cekcok Istri Ditemukan Tewas Bersibah Darah dan Suami Gantung Diri
Kuswardoyo menjelaskan, petugas KAI telah melakukan berbagai langkah dan upaya bekerja secara terus menerus 24 jam untuk normalisasi, menguatkan pondasi , menambah batu balas/kricak, dan memadatkan jalur KA dengan menggunakan alat berat serta melakukan penambahan jumlah personel di lokasi
"Kami atas nama manajemen KAI Daop 2 mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir tersebut" ujar Kuswardoyo.
(eyt)
Lihat Juga :