Sejumlah Tanggul Jebol, Kang Emil Sebut Luapan Air Sungai Citarum Luar Biasa

Rabu, 24 Februari 2021 - 08:58 WIB
loading...
Sejumlah Tanggul Jebol,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat meninjau perbaikan tanggul Sungai Citarum yang jebol di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/2/2021). Foto/Dok. Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Banjir yang terjadi di wilayah Jawa Barat, menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dia menyebut, luapan air Sungai Citarum luar biasa. Akibatnya, sejumlah titik tanggul jebol dan menyebabkan banjir di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Semarang Jadi Kota Banjir

Gubernur yang akrab disapa Emil itu telah meninjau langsung perbaikan tanggul Sungai Citarum yang jebol di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/2/2021) kemarin. Jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan banjir di empat desa.



Emil meyakinkan, perbaikan tanggul dilakukan secepat-cepatnya, agar arus air Sungai Citarum tidak masuk ke permukiman warga. "Citarum meluap luar biasa. Kapasitasnya yaitu 800 meter kubik, kemarin sampai 1.300 meter kubik. Jadi melebihi tinggi, akhirnya menjebol beberapa titik," ungkap Emil dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Palangkaraya Gempar, Usai Cekcok Istri Ditemukan Tewas Bersibah Darah dan Suami Gantung Diri

Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, pada Senin (22/2/2021), tinggi muka air di Kecamatan Pebayuran sekitar 80-250 cm. Emil juga mengatakan, bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir terus mengalir , baik dari BPBD Kabupaten Bekasi, BPBD Provinsi Jabar, maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara warga yang rumahnya rusak berat maupun roboh akibat banjir dapat mengikuti program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu). "Untuk kedaruratan mudah-mudahan ambil contoh yang surut sehingga dapat dikerjakan titik ini, kita akan perbaiki supaya air tidak mengalir lagi ke titik-titik rumah yang lain," paparnya.

"Kita ada anggaran rutilahu . Membangun rumah baru nanti kita upayakan bisa dari pemerintah kabupaten maupun provinsi nanti tinggal didata oleh kepala desa," sambung Emil. Baca juga: Bersembunyi di Lemari Kaca, Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter Gegerkan Warga Bener Meriah

Pemprov Jabar Jabar menganggarkan Rp560 miliar untuk memperbaiki 31.500 unit rumah rutilahu di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jabar. Selain itu, Emil menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Jabar pun terus berjalan. Ada yang sudah 100 persen selesai, ada pula yang masih dalam tahap pembangunan.

"Penyodetan Sungai Cisangkuy sudah 100 persen. Yang tadinya air dari Cisangkuy ke Citarum melewati permukiman dan bikin banjir , hari ini air dari Cisangkuy sudah dibelokan langsung ke Citarum tanpa melewati permukiman. Itu contoh program penanganan banjir yang sudah 100 persen," tuturnya.

Baca juga: Memilukan, 2 Anak Gadis Kembar dengan Sadis Digagahi Bapak Tirinya

Selain Sodetan Cisangkuy, pembangunan bendungan pengendali banjir di beberapa daerah, seperti Bendungan Sadawarna pun sedang berjalan, termasuk penanganan banjir di Kali Bekasi. "Kali Bekasi ada tiga proyek baru dimulai awal tahun. Upaya penanganan sedang dikerjakan. Ada yang baru dimulai, ada yang sudah 50 persen, ada yang sudah 100 persen," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Rekomendasi
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Berita Terkini
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved