Salatiga Gempar, Pemotor Meninggal Mendadak Usai Bersitegang di Jalan
Selasa, 23 Februari 2021 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, Andreas melihat korban mengikuti dari belakang hingga masuk gang sambil menggeber motornya. Korban terus mengikuti Andreas hingga di depan rumah.
Melihat hal tersebut, anak Andreas yang bernama Bayu (11) keluar dari rumah dan menemui orang yang mengikuti ayahnya. Korban pun bertanya kepada Bayu, siapa dirinya. Bayu menjawab bahwa dirinya adalah anak Andreas.
Korban lantas menghampiri Bayu dan memukulnya dengan tangan kosong sebanyak satu kali di bagian dagu sebelah kiri. Melihat anaknya dipukul, Andreas dan istrinya ke luar rumah untuk melerai.
Korban lantas berjalan mundur namun mengenai motor hingga terjatuh. Selanjutnya korban bangun kembali dengan maksud menghampiri Andreas dan anaknya. Istri Andreas pun menghalangi langkah korban dan menjauhkannya.
Setelah berjalan sekira 15 meter, istri Andreas meminta maaf kepada korban. Namun korban tidak menjawab dan hanya menggoyangkan kedua tangannya. Tak lama kemudian korban duduk sembari melemparkan helm dan membuka masker serta jaket yang dikenakan sambil kedua tangannya memegang dada.
Setelah itu korban terjatuh dengan posisi terlentang dan kejang-kejang. Kedua tangannya seperti meremas dan selanjutnya korban terdiam. Warga yang melihat kejadian itu, langsung menolong dan membawanya ke rumah korban. Namun sesampainya di rumah korban sudah meninggal dunia.
Melihat hal tersebut, anak Andreas yang bernama Bayu (11) keluar dari rumah dan menemui orang yang mengikuti ayahnya. Korban pun bertanya kepada Bayu, siapa dirinya. Bayu menjawab bahwa dirinya adalah anak Andreas.
Korban lantas menghampiri Bayu dan memukulnya dengan tangan kosong sebanyak satu kali di bagian dagu sebelah kiri. Melihat anaknya dipukul, Andreas dan istrinya ke luar rumah untuk melerai.
Korban lantas berjalan mundur namun mengenai motor hingga terjatuh. Selanjutnya korban bangun kembali dengan maksud menghampiri Andreas dan anaknya. Istri Andreas pun menghalangi langkah korban dan menjauhkannya.
Setelah berjalan sekira 15 meter, istri Andreas meminta maaf kepada korban. Namun korban tidak menjawab dan hanya menggoyangkan kedua tangannya. Tak lama kemudian korban duduk sembari melemparkan helm dan membuka masker serta jaket yang dikenakan sambil kedua tangannya memegang dada.
Setelah itu korban terjatuh dengan posisi terlentang dan kejang-kejang. Kedua tangannya seperti meremas dan selanjutnya korban terdiam. Warga yang melihat kejadian itu, langsung menolong dan membawanya ke rumah korban. Namun sesampainya di rumah korban sudah meninggal dunia.
Lihat Juga :