Memilukan, Pemuda di Purwakarta Sering Pukuli Orang Tuanya Sendiri, Kini Hidup Sebatang Kara
Selasa, 23 Februari 2021 - 05:05 WIB
loading...
Panji berada di salah satu ruangan dengan kondisi yang memprihatinkan. Foto/SINDOnews/Asep Supiandi
A
A
A
PURWAKARTA - Restu Panji Ramadhan (22) harus hidup sebatang kara di sebuah rumah yang sebagian bangunannya sudah roboh. Dia tinggal di RT 4 RW 7 Kelurahan Ciseureuh, sendirian selama belasan tahun dengan kondisi yang sangat memprihatinkan .
Baca juga: Bubun, Warga Sindangkerta yang Dipasung Akhirnya Dibawa ke RSJ
Kedua orang tuanya tidak berani tinggal bersamanya, karena Panji acapkali menyiksa keluarga . Sehingga mereka memilih menumpang bersama saudaranya di sekitar Fly Over SMPN 5 Kelurahan Ciseureuh. Namun demikian, ayahnya Wawan Suwardi (51) setiap hari selalu menengok sekalian mengantar makanan.
"Kalau keinginannya tidak dituruti dia langsung ngamuk. Sasarannya bisa saya yang dipukuli atau menghancurkan tembok rumah . Jadi saya bersama istri dan adiknya Panji tinggal di rumah saudara. Dari pada jadi sasaran kemarahannya terus," kata Wawan.
Baca juga: Bubun, Warga Sindangkerta yang Dipasung Akhirnya Dibawa ke RSJ
Kedua orang tuanya tidak berani tinggal bersamanya, karena Panji acapkali menyiksa keluarga . Sehingga mereka memilih menumpang bersama saudaranya di sekitar Fly Over SMPN 5 Kelurahan Ciseureuh. Namun demikian, ayahnya Wawan Suwardi (51) setiap hari selalu menengok sekalian mengantar makanan.
"Kalau keinginannya tidak dituruti dia langsung ngamuk. Sasarannya bisa saya yang dipukuli atau menghancurkan tembok rumah . Jadi saya bersama istri dan adiknya Panji tinggal di rumah saudara. Dari pada jadi sasaran kemarahannya terus," kata Wawan.
Lihat Juga :