Demo di Kantor Bupati Wajo, Warga Minta Tanah yang Diserobot Dikembalikan

Senin, 22 Februari 2021 - 16:29 WIB
loading...
Demo di Kantor Bupati...
Puluhan warga Kelurahan Pincengpitue, Kecamatan Tanasitotlo, Kabupaten Wajo, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Wajo, Senin (22/2/2021). Warga menuntut agar tanah milik Abdul Hamid sebagai ahli waris, yang telah di klaim oleh Pemerintah Kabupaten
A A A
WAJO - Puluhan warga dari Kelurahan Pincengpitue, Kecamatan Tanasitotlo, Kabupaten Wajo, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Wajo , Senin (22/2/2021).

Warga menuntut agar tanah milik Abdul Hamid sebagai ahli waris, yang telah di klaim oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dikembalikan.

Kuasa hukum dari Abdul Hamid, Rahmat Amahoru, dalam orasinya menuntut, agar Pemkab Wajo segera memgembalikan tanah milik Abdul Hamid yang sebelumnya dipinjam pakai oleh Pemkab Wajo untuk dijadikan lapangan sepak bola.

Baca Juga: Legislator Wajo Mengadu ke DPRD Sulsel Soal Solusi Ganti Rugi Lahan Bendungan

Dalam surat perjanjian yang telah ditanda tangani Pemkab Wajo dan pemilih lahan Beta, kakek dari Abdul Hamid. Tanah yang milik Abdul Hamid akan dikembalikan jika lahan tersebut sudah tidak dimanfaatkan lagi.

Namun belakangan ini, tanah milik Abdul Hamid telah disertifikatkan oleh Pemkab Wajo sebagai inventaris pemerintah daerah.

"Kami heran kenapa tiba-tiba muncul sertifikat atas nama Pemkab Wajo , ini sudah termasuk penyeroboton tanah milik warga," ujarnya, Senin (22/2/2021).

Menurut Rahmat, objek tanah dalam Sertifikat milik Pemkab Wajo hanya seluas 8297 m², namun setelah dilakukan pengukuran ulang, tanah yang diklaim milik Pemkab tidak masuk dalam objek sertifikat

"Tanah pemkab luasnya hanya 8297 m², kalau diukur dengan tanah milik Abdul Hamid luas lahannya 8797 m², selisih itu milik Abdul Hamid. Namun sayangnya, akibat kelalaian itu, klien kami Abdul Hamid tergusur. Kami datang ke sini untuk meminta keadilan," jelasnya.

Kepala Seksi Pengendalian dan penaganan Sengketa Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wajo, Mirna mengatakan, jika berdasarkan sertifikat milik Pemkab Wajo , maka tanah milik Abdul Hamid tidak masuk dalam objek milik Pemkab Wajo.

Baca Juga: Saluran Irigasi Direhabilitasi, Produktivitas di Belawa Wajo Meningkat

Namun, untuk lebih meyakinkan dan mencari jalan terbaik, BPN mengajak kepada Abdul Hamid dan Pemkab Wajo untuk turun bersama melakukan pengukuran, agar persoalan sengketa lahan dapat segera terselesaikan.

"Kalau berdasarkan sertifikat, memang tanah milik Abdul Hamid tidak masuk dalam objek sertifikat milik Pemkab Wajo , namun untuk memastikan hal tersebut alangkah baiknya jika kita turun bersama melihan dan melakukan pengukuran objek lahan yang dipersoalkan," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo , Amiruddin, yang menerima massa aksi, menyambut baik usulan dari BPN, ia pun langsung memerintahkan tim penanganan sengketa Pemkab Wajo, untuk turun bersama melakukan pengukuran tanah.

"Kami mau ada win-win solution, kami tidak mau ada pihak yang dirugikan, mari kita selesaikan permasalahan ini dengan kepala dingan, semoga kita semua mendapatkan petunjuk agar permasalahan ini dapat selesai dengan baik," tandasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tim Advokasi UI Bantu...
Tim Advokasi UI Bantu Warga Rawa Badak Jakut Selesaikan Masalah Pertanahan
Kejati Jatim Tahan Eks...
Kejati Jatim Tahan Eks Direktur Politeknik Negeri Malang Terkait Korupsi Rp22,62 Miliar
Korban Mafia Tanah Pertanyakan...
Korban Mafia Tanah Pertanyakan Polda Sulut Tak Umumkan Nama Tersangka
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Mafia Tanah Penilep 11 Bidang Tanah di Salatiga
Muller Bersaudara Segera...
Muller Bersaudara Segera Diadili di PN Bandung dalam Kasus Dago Elos
Ricuh, Penghuni Gigit...
Ricuh, Penghuni Gigit Petugas saat Balai Karantina Medan Ditertibkan
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Akui Mayoritas Tanah di Indonesia Dikuasai Kelompok Tertentu
Kepala dan Wakil Otorita...
Kepala dan Wakil Otorita Mundur, AHY Sebut Pembangunan IKN Masih Tersandung Masalah Tanah
Pungli Rp15 Juta Urus...
Pungli Rp15 Juta Urus Pengukuran Lahan, Oknum ASN di Tangsel Disanksi Teguran
Rekomendasi
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved