Nenek Tarsinah Masih Tetap Miskin, Meski Banyak Tetangganya di Sumurgeneng Tuban jadi Miliarder

Senin, 22 Februari 2021 - 10:46 WIB
loading...
Nenek Tarsinah Masih...
Tarsimah (65) warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur hidupnya tetap miskin meski banyak tetangganya menjadi miliarder. Foto iNews TV/Pipiet W
A A A
TUBAN - Ratusan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban , Jawa Timur mendadak jadi miliarder dan memborong mobil sempat viral beberapa waktu lalu. Hal ini karena tanah milik mereka dibeli oleh Pertamina News Grass Root Refinery (NGRR) untuk pembangunan kilang minyak.

Namun tak semua warga di desa itu mendapatkan durian runtuh tersebut salah satunya Tarsimah (65) hidupnya tetap miskin karena tak punya lahan untuk kilang minyak seperti warga lainnya.

Tarsimah hidup di bawah garis kemiskinan, dia tak seberuntung puluhan tetangganya yang lain yang mendapatkan rejeki nomplok setelah tanahnya dibeli Pertamina untuk dibangun kilang minyak.

Hal itu terjadi karena Tarsimah bukanlah orang kaya yang mempunyai banyak bidang lahan. Dia tak punya pekerjaan tetap, penghasilannya pun tak menentu sehari hari hanyak cukup untuk makan saja sudah sangat bersyukur.

Baca juga: Viral, Usai Dapat Ganti Rugi Pertamina, Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru

Wanita tua ini hanya bisa mendengar suara riuh dari para tetangganya yang menjual lahan untuk proyek kilang minyak. Dia hanya bisa melihat orang yang jual tanah saja sudah merasa senang.

Tarsimah mengaku tak punya lahan untuk dijual ke perusahaan berplat merah itu. Di dinding depan rumahnya saat ini masih tertempel tanda penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kehidupannya sangat sederhana dia tidak punya tanah yang dipunyai hanya rumah saja. Tarsimah dan suami sudah tidak bekerja dan hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah saja.

“Tanah saya ya hanya ini. Untuk bisa mencukupi kehidupan sehari-hari saja saya harus bertahan dengan bantuan dari pemerintah,” kata dia.

Di rumah yang sederhana tersebut, Tarsimah tinggal bersama Parman (70) suaminya dan kini mengalami sakit dan tidak bisa berjalan.

“Ya tidak saya tidak dapat ganti rugi nggak punya sawah, ndak punya apa apa lhaa ini suami saya juga sakit habis jatuh nggak bisa jalan. Saya nggak punya pekerjaan, rame yang punya uang miliaran, sementara saya untuk makan dapat bantuan dari pemerintah,” timpalnya.

Baca juga: Kampung Miliarder di Tuban Borong Mobil Mewah, Warganya Rata-rata Dapat Rp8 Miliar


Kondisi itu membuatnya harus tetap bertahan dengan segala keterbatasan. Dia juga bercerita saat ini kedua anaknya sudah tidak tinggal serumah melainkan telah berkeluarga dan ada yang tinggal di luar kota.

Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto mengatakan, di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban ini ada 288 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT.

“Namun setelah diverifikasi atas viralnya kampung miliarder ditemukan 27 KPM yang dianggap sudah mampu karena telah menjual lahan ke Pertamina. Warga yang dianggap sudah mampu dicoret sebagai penerima BPNT,” kata Gihanto.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Sidang Lahan PTPN II,...
Sidang Lahan PTPN II, Ahli Ungkap Kewajiban Ganti Rugi Negara
Lewat Program Pestani,...
Lewat Program Pestani, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Melon Pantura
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
SnackVideo Rampungkan...
SnackVideo Rampungkan Desa Sejahtera 2025 Musim ke-3 di Tuban
Buka Bioskop di Tuban,...
Buka Bioskop di Tuban, Cinema XXI Hadirkan Hiburan Modern dan Geliat Ekonomi Lokal
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Clara Shinta Dituntut...
Clara Shinta Dituntut Ganti Rugi Rp10,7 Miliar Usai Sebar Konten VCS Suami
Rekomendasi
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved