Usai Divaksin Nakes di Blitar Meninggal Positif COVID-19, DPRD: Masyarakat Bisa Takut
Minggu, 21 Februari 2021 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Erny meninggal dunia pada 14 Februari 2021. Sejauh ini Pemkab Blitar, khususnya pihak RSUD Ngudi Waluyo belum bisa menjelaskan penyebab kematian . "Yang menjadi tanda tanya, usai divaksin malah positif dan akhirnya meninggal dunia," tambah Wasis.
Bagi Wasis kasus kematian nakes Erny usai divaksin adalah persoalan serius. Pemerintah, yakni dalam hal ini pihak yang berwenang harus menjelaskan secara gamblang. Apakah kematian yang terjadi disebabkan vaksinasi atau ada sebab lain. Mengingat yang bersangkutan sejak awal juga dinyatakan lolos screening vaksinasi. "Harus ada penjelasan terkait penyebab dari kematian nakes bersangkutan," tegas Wasis.
Baca juga: Rel Diterjang Banjir di Cikarang, Perjalanan KA Bandung-Jakarta Dibatalkan
Dengan kasus yang terjadi, Wasis juga meminta pemerintah menghentikan semua yang berbau intimidasi kepada masyarakat. Pemerintah diminta tidak lagi menakut-nakuti warga dengan ancaman denda atau penjara bagi mereka yang menolak vaksinasi. Sebab tanpa diancam, warga masyarakat sudah takut terpapar virus COVID-19 .
Yang dilakukan pemerintah saat ini, kata Wasis adalah meyakinkan warga masyarakat. Bahwa vaksinasi aman . Kemudian ada jaminan kepada masyarakat jika terjadi hal hal diluar perkiraan paska vaksinasi dilakukan. "Jangan lagi mengancam. Pemerintah sebaiknya bisa meyakinkan masyarakat jika vaksinasi aman ," tegas Wasis.
Baca juga: Forkas Jatim Kirim 350 Paket Sembako untuk Bantu Korban Longsor Nganjuk
Bagi Wasis kasus kematian nakes Erny usai divaksin adalah persoalan serius. Pemerintah, yakni dalam hal ini pihak yang berwenang harus menjelaskan secara gamblang. Apakah kematian yang terjadi disebabkan vaksinasi atau ada sebab lain. Mengingat yang bersangkutan sejak awal juga dinyatakan lolos screening vaksinasi. "Harus ada penjelasan terkait penyebab dari kematian nakes bersangkutan," tegas Wasis.
Baca juga: Rel Diterjang Banjir di Cikarang, Perjalanan KA Bandung-Jakarta Dibatalkan
Dengan kasus yang terjadi, Wasis juga meminta pemerintah menghentikan semua yang berbau intimidasi kepada masyarakat. Pemerintah diminta tidak lagi menakut-nakuti warga dengan ancaman denda atau penjara bagi mereka yang menolak vaksinasi. Sebab tanpa diancam, warga masyarakat sudah takut terpapar virus COVID-19 .
Yang dilakukan pemerintah saat ini, kata Wasis adalah meyakinkan warga masyarakat. Bahwa vaksinasi aman . Kemudian ada jaminan kepada masyarakat jika terjadi hal hal diluar perkiraan paska vaksinasi dilakukan. "Jangan lagi mengancam. Pemerintah sebaiknya bisa meyakinkan masyarakat jika vaksinasi aman ," tegas Wasis.
Baca juga: Forkas Jatim Kirim 350 Paket Sembako untuk Bantu Korban Longsor Nganjuk
Lihat Juga :