Polisi Ungkap Bisnis Prostitusi Online di Apartemen Mewah Panakkukang
Minggu, 21 Februari 2021 - 14:38 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil interogasi, ND mengaku menyewa kamar tersebut dari seseorang yang identitasnya belum diekspos polisi dengan harga Rp500.000 perhari. "Kita sementara kejar terduga penyedia tempat untuk bisnis prostitusi online ini. Masih kita kembangkan," jelas Iqbal.
Sementara itu, ND menerangkan bisnis esek-esek tersebut dijalani sejak tiga bulan terakhir. Dia bilang tarif sekali kencan dipatok mulai Rp500.000 sampai Rp1 juta. "Iye sama temanku (IC). biasa satu hari bisa dua (tamu)," jelasnya.
Baca juga: Baru Selesai Beri Layanan Seks dan Masih Telanjang, PSK Online di Bali Dibunuh Pelanggannya
Wanita asal Kecamatan Bontoala ini menyebut, pemilik kamar tahu jika dirinya menyewa untuk digunakan melayani nafsu pria hidung belang . Lokasi apartemen itu dipilih kata ND karena terbilang aman. "Tidak sembarang bisa masuk juga di sini. Jadi aman," tuturnya.
Sampai saat ini ketiga orang itu masih berstatus terperiksa. Polisi tengah mengembangkan kasus tersebut untuk mencari orang lain yang diduga terlibat dalam bisnis prostitusi online lewat aplikasi pesan itu.
Sementara itu, ND menerangkan bisnis esek-esek tersebut dijalani sejak tiga bulan terakhir. Dia bilang tarif sekali kencan dipatok mulai Rp500.000 sampai Rp1 juta. "Iye sama temanku (IC). biasa satu hari bisa dua (tamu)," jelasnya.
Baca juga: Baru Selesai Beri Layanan Seks dan Masih Telanjang, PSK Online di Bali Dibunuh Pelanggannya
Wanita asal Kecamatan Bontoala ini menyebut, pemilik kamar tahu jika dirinya menyewa untuk digunakan melayani nafsu pria hidung belang . Lokasi apartemen itu dipilih kata ND karena terbilang aman. "Tidak sembarang bisa masuk juga di sini. Jadi aman," tuturnya.
Sampai saat ini ketiga orang itu masih berstatus terperiksa. Polisi tengah mengembangkan kasus tersebut untuk mencari orang lain yang diduga terlibat dalam bisnis prostitusi online lewat aplikasi pesan itu.
(luq)
Lihat Juga :