Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga Akibat Korsleting Listrik
Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB
loading...
Kebakaran melanda Apartemen Mediterania, Jalan Letjen S Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Insiden ini dipicu korsleting listrik di panel basement. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Kebakaran melanda Apartemen Mediterania, Jalan Letjen S Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Insiden ini dipicu korsleting listrik di panel basement.
"Menurut keterangan Bapak Ajis petugas safety apartemen telah terjadi korsleting listrik di bagian panel lantai 1 basement," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Kebakaran Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Sejumlah Penghuni Dievakuasi
Alarm kebakaran langsung berbunyi saat insiden terjadi. Hal tersebut membuat petugas segera melaporkan kejadian ke pemadam kebakaran terdekat.
Insiden ini membuat 9 orang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap dan mendapat penanganan terapi oksigen di lokasi. Selain itu, petugas juga mengevakuasi 11 perempuan dan 8 laki-laki.
Untuk korban yang dirujuk ke RS Pelni berjumlah tiga orang. Mereka mengalami sesak napas dan ada juga yang mengeluhkan fraktur tangan kiri dan kakinya lemas.
"Menurut keterangan Bapak Ajis petugas safety apartemen telah terjadi korsleting listrik di bagian panel lantai 1 basement," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Kebakaran Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Sejumlah Penghuni Dievakuasi
Alarm kebakaran langsung berbunyi saat insiden terjadi. Hal tersebut membuat petugas segera melaporkan kejadian ke pemadam kebakaran terdekat.
Insiden ini membuat 9 orang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap dan mendapat penanganan terapi oksigen di lokasi. Selain itu, petugas juga mengevakuasi 11 perempuan dan 8 laki-laki.
Untuk korban yang dirujuk ke RS Pelni berjumlah tiga orang. Mereka mengalami sesak napas dan ada juga yang mengeluhkan fraktur tangan kiri dan kakinya lemas.
(jon)
Lihat Juga :