Alumni UBAYA Mampu Kontribusi Positif dan Pegang Teguh Ilmu yang Diberikan
Sabtu, 20 Februari 2021 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
"Sedangkan golongan yang studi, sudah banyak tersebar ke berbagai negara dengan disiplin ilmu yang berbeda-beda. Misalnya saja, ada lulusan UBAYA dari jurusan Teknik Informatika yang bekerja sebagai animator di Walt Disney, USA, lalu di laboratorium riset dunia di Korea, Jerman, Australia dan lainnya," tambah suksesor Joniarto Parung, tersebut. Baca: Polres Minahasa Amankan Tiga Spesialis Pencurian Tabung LPG.
UBAYA merupakan penerus Universitas Trisakti Surabaya yang didirikan pada tahun 1966. Namanya diganti menjadi Universitas Surabaya pada 1968. Hari jadi UBAYA ditetapkan pada 11 Maret 1968. Universitas ini memiliki tiga kampus, kampus 1 berada di Ngagel, kampus 2 berada di Rungkut, dan kampus 3 berada di Trawas. Kampus 1 lebih difokuskan untuk rektorat dan politeknik, kampus 2 untuk pendidikan S1 dan pascasarjana, serta kampus 3 untuk kegiatan pembelajaran outdoor.
Para alumninya, dilanjutkan mantan Direktur Politeknik UBAYA tersebut, dipatri total terjun di masyarakat dengan memanfaatkan ilmu yang sudah diberikan dan dikembangkan. Selain itu, memegang teguh prinsip-prinsip baik yang telah diajarkan. Baca Juga: Seorang Napi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rutan Pakjo Palembang.
"Maka saya belum lihat ada alumni UBAYA yang masuk dalam berita negatif seperti tertangkap KPK, kasus korupsi. Padahal, alumninya banyak tersebar di berbagai bidang, mulai dari politik, sosial, ekonomi atau lainnya. Artinya, mereka teruji dan berkualitas baik," tutup sosok yang pernah menjabat sebagai Direktur Pusat Pendidikan Terapan dan Sertifikasi (PETSI) Politeknik Ubaya, Ketua Jurusan Fakultas Teknik dan Dekan Fakultas Teknik tersebut.
UBAYA merupakan penerus Universitas Trisakti Surabaya yang didirikan pada tahun 1966. Namanya diganti menjadi Universitas Surabaya pada 1968. Hari jadi UBAYA ditetapkan pada 11 Maret 1968. Universitas ini memiliki tiga kampus, kampus 1 berada di Ngagel, kampus 2 berada di Rungkut, dan kampus 3 berada di Trawas. Kampus 1 lebih difokuskan untuk rektorat dan politeknik, kampus 2 untuk pendidikan S1 dan pascasarjana, serta kampus 3 untuk kegiatan pembelajaran outdoor.
Para alumninya, dilanjutkan mantan Direktur Politeknik UBAYA tersebut, dipatri total terjun di masyarakat dengan memanfaatkan ilmu yang sudah diberikan dan dikembangkan. Selain itu, memegang teguh prinsip-prinsip baik yang telah diajarkan. Baca Juga: Seorang Napi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rutan Pakjo Palembang.
"Maka saya belum lihat ada alumni UBAYA yang masuk dalam berita negatif seperti tertangkap KPK, kasus korupsi. Padahal, alumninya banyak tersebar di berbagai bidang, mulai dari politik, sosial, ekonomi atau lainnya. Artinya, mereka teruji dan berkualitas baik," tutup sosok yang pernah menjabat sebagai Direktur Pusat Pendidikan Terapan dan Sertifikasi (PETSI) Politeknik Ubaya, Ketua Jurusan Fakultas Teknik dan Dekan Fakultas Teknik tersebut.
(nag)
Lihat Juga :