Pedagang Pasar dan Karyawan Mal Sasaran Vaksinasi Tahap Kedua di Jatim
Sabtu, 20 Februari 2021 - 13:26 WIB
loading...
Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyatakan, Pemprov Jatim tengah menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang diprioritaskan bagi pemberi pelayanan publik.
"Sasaran tahap dua adalah pemberi pelayanan publik yang beresiko tinggi, seperti TNI, Polri, para guru yang sedang memberi pengajaran di vocational training dimana harus bertatap muka, pedagang di pasar dan plaza serta jurnalis dan sebagainya," kata Khofifah, Sabtu (20/2/2021). Baca juga: Vaksin COVID-19 Mulai Didistribusikan, Dari Alokasi Per Wilayah, Jatim Paling Banyak
Bahkan, orang nomor satu di Jatim itu menyebut bahwa ada 104 item yang saat ini masuk ke dalam daftar identifikasi pemberi pelayanan publik. Ke-104 item tersebut diharapkan bisa menerima vaksin pada tahap kedua yang rencananya akan dimulai pada pekan keempat bulan Februari 2021.
"Kita sebetulnya telah mengidentifikasi sebenarnya ada sekitar 104 item. Tentunya kita akan tetap terus mengikuti arahan dan kedatangan vaksin tahap dua dari pemerintah pusat," imbuhnya.
Dirinya menambahkan, berdasarkan update data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Jumat (12/2/2021), ditargetkan sekitar 4,5 juta orang yang akan menerima vaksin COVID-19 tahap kedua. Vaksinasi diprioritaskan di kawasan Ibukota. Sehingga penyampaian vaksin pun harus mengikuti Standard Operational Procedure (SOP) dan regulasi yang telah ditetapkan.
"Sasaran tahap dua adalah pemberi pelayanan publik yang beresiko tinggi, seperti TNI, Polri, para guru yang sedang memberi pengajaran di vocational training dimana harus bertatap muka, pedagang di pasar dan plaza serta jurnalis dan sebagainya," kata Khofifah, Sabtu (20/2/2021). Baca juga: Vaksin COVID-19 Mulai Didistribusikan, Dari Alokasi Per Wilayah, Jatim Paling Banyak
Bahkan, orang nomor satu di Jatim itu menyebut bahwa ada 104 item yang saat ini masuk ke dalam daftar identifikasi pemberi pelayanan publik. Ke-104 item tersebut diharapkan bisa menerima vaksin pada tahap kedua yang rencananya akan dimulai pada pekan keempat bulan Februari 2021.
"Kita sebetulnya telah mengidentifikasi sebenarnya ada sekitar 104 item. Tentunya kita akan tetap terus mengikuti arahan dan kedatangan vaksin tahap dua dari pemerintah pusat," imbuhnya.
Dirinya menambahkan, berdasarkan update data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Jumat (12/2/2021), ditargetkan sekitar 4,5 juta orang yang akan menerima vaksin COVID-19 tahap kedua. Vaksinasi diprioritaskan di kawasan Ibukota. Sehingga penyampaian vaksin pun harus mengikuti Standard Operational Procedure (SOP) dan regulasi yang telah ditetapkan.
Lihat Juga :