Semburkan Lava Pijar Sebanyak 9 Kali, Awas Aktivitas Merapi Masih Tinggi
Sabtu, 20 Februari 2021 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tangis Apipah Pecah, Saat Polda Banten Selamatkan Tanahnya Senilai Rp1,3 M
Sedangkan, pada Jumat (19/2/2021) pukul 18.00 WIB-24.00 WIB, juga teramati guguran lava pijar sebanyak 11 kali dengan jarak luncur 1,000 meter ke barat daya. Gempa guguran sebanyak 20 kali dengan amplitudo 4-37 mm, durasi 15-92 detik, gempa hembusan 3 kali, amplitudo 4-15 mm selama 13-25 detik dan gempa tektonik jauh 1 kali dengan amplitudo 5 mm, S-P 1,4 detik, selama 83 detik. "Tingkat aktivitas Gunung Merapi Level III atau siaga," paparnya.
Baca juga: Mabuk Miras dan Pesta Seks, Waria serta Belasan Anak Punk Digerebek Tim Maung Galunggung
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. "Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi ," jelasnya.
Sedangkan, pada Jumat (19/2/2021) pukul 18.00 WIB-24.00 WIB, juga teramati guguran lava pijar sebanyak 11 kali dengan jarak luncur 1,000 meter ke barat daya. Gempa guguran sebanyak 20 kali dengan amplitudo 4-37 mm, durasi 15-92 detik, gempa hembusan 3 kali, amplitudo 4-15 mm selama 13-25 detik dan gempa tektonik jauh 1 kali dengan amplitudo 5 mm, S-P 1,4 detik, selama 83 detik. "Tingkat aktivitas Gunung Merapi Level III atau siaga," paparnya.
Baca juga: Mabuk Miras dan Pesta Seks, Waria serta Belasan Anak Punk Digerebek Tim Maung Galunggung
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. "Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi ," jelasnya.
(eyt)
Lihat Juga :