Jadi Miliader dan Borong Mobil Mewah, Petani Tuban Tetap Pilih Bekerja di Ladang

Sabtu, 20 Februari 2021 - 09:08 WIB
loading...
Jadi Miliader dan Borong...
Petani yang mendadak jadi miliarder di Desa Sumurgeneng, Jenu, Tuban, Jatim memilih tetap bercocok tanam dan mengurus ternak. Foto/iNews TV/Pipiet Wibawanto
A A A
TUBAN - Petani yang mendadak jadi miliarder di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban , Jatim memilih tetap bercocok tanam dan mengurus ternak. Meski memiliki harta berlimpah, mereka lebih suka belepot tanah di ladang dari pada harus meninggalkan profesi warisan turun-temurun.

Baca juga: Viral, Usai Dapat Ganti Rugi Pertamina, Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru

Sebagian besar uang pembebasan lahan yang diterima dari Pertamina itu digunakan untuk membeli lahan baru. Seperti yang dilakukan Tono (40), salah satu petani miliader . Matahari belum sempurna bersinar saat Tono telah bersiap-siap menjalankan pekerjaan rutin.

Baca juga: Kampung Miliarder di Tuban Borong Mobil Mewah, Warganya Rata-rata Dapat Rp8 Miliar

Mengendarai sepeda motor butut, miliarder asal Desa Sumurgeneng ini berangkat dengan penuh semangat. Namun dia bukan ke kantor maupun pabrik besar, melainkan pergi menuju ladang.

Jadi Miliader dan Borong Mobil Mewah, Petani Tuban Tetap Pilih Bekerja di Ladang


Meski 4 hektare lahan miliknya telah dibebaskan untuk proyek pembangunan kilang minyak Pertamina, Tono masih memiliki sisa lahan seluas 3 hektare. Sebagian lahan digunakan menanam padi, jagung, cabai, serta kandang ternak sapi. Dalam mengurus ladang dan ternak sapi, petani miliarder ini dibantu sejumlah buruh tani.

Bertani sudah menjadi bagian hidup warga Desa Sumurgeneng. Sehingga, mereka tetap mempertahankan profesi turun temurun ini meski memiliki harta miliaran . Sebagian besar uang pembayaran dari Pertamina digunakan warga untuk membeli lahan baru di luar desa.



Jika lahan baru yang dibeli sudah terealisasi sama luas, maka selanjutnya sisa uang digunakan untuk berbagai kebutuhan lain. Di antaranya untuk membeli mobil baru, deposito, renovasi rumah, dan modal usaha lain.

“Ada empat hektare yang saya jual, di luar penlok masih ada tiga hektare,” kata Tono.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sumurgeneng memiliki kekhawatiran terhadap pengelolaan dan keamanan uang warga. Meski uang tersimpan dalam rekening bank, namun banyak para miliader baru ini yang berpendidikan rendah dan kurang memahami perbankan.

Sehingga mereka diimbau untuk selalu berkomunikasi dengan pihak bank terkait. Diketahui Pertamina telah memberikan pelatihan pengelolaan uang terhadap warga pemilik lahan.

Mereka diberi pembekalan dan pengetahuan terkait investasi, obligasi, asuransi, deposito, membuat usaha, serta penanaman modal. Sehingga saat pembayaran ganti rugi tanah dicairkan warga di harapkan dapat mengelola uang secara bijaksana.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Sidang Lahan PTPN II,...
Sidang Lahan PTPN II, Ahli Ungkap Kewajiban Ganti Rugi Negara
Lewat Program Pestani,...
Lewat Program Pestani, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Melon Pantura
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
UMiMAX Pertamina Dorong...
UMiMAX Pertamina Dorong Kemandirian Pelaku Usaha Ultra Mikro
Rekomendasi
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Berita Terkini
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved