Jadi Miliader dan Borong Mobil Mewah, Petani Tuban Tetap Pilih Bekerja di Ladang
Sabtu, 20 Februari 2021 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Jika lahan baru yang dibeli sudah terealisasi sama luas, maka selanjutnya sisa uang digunakan untuk berbagai kebutuhan lain. Di antaranya untuk membeli mobil baru, deposito, renovasi rumah, dan modal usaha lain.
“Ada empat hektare yang saya jual, di luar penlok masih ada tiga hektare,” kata Tono.
Sementara itu, Pemerintah Desa Sumurgeneng memiliki kekhawatiran terhadap pengelolaan dan keamanan uang warga. Meski uang tersimpan dalam rekening bank, namun banyak para miliader baru ini yang berpendidikan rendah dan kurang memahami perbankan.
Sehingga mereka diimbau untuk selalu berkomunikasi dengan pihak bank terkait. Diketahui Pertamina telah memberikan pelatihan pengelolaan uang terhadap warga pemilik lahan.
Mereka diberi pembekalan dan pengetahuan terkait investasi, obligasi, asuransi, deposito, membuat usaha, serta penanaman modal. Sehingga saat pembayaran ganti rugi tanah dicairkan warga di harapkan dapat mengelola uang secara bijaksana.
“Ada empat hektare yang saya jual, di luar penlok masih ada tiga hektare,” kata Tono.
Sementara itu, Pemerintah Desa Sumurgeneng memiliki kekhawatiran terhadap pengelolaan dan keamanan uang warga. Meski uang tersimpan dalam rekening bank, namun banyak para miliader baru ini yang berpendidikan rendah dan kurang memahami perbankan.
Sehingga mereka diimbau untuk selalu berkomunikasi dengan pihak bank terkait. Diketahui Pertamina telah memberikan pelatihan pengelolaan uang terhadap warga pemilik lahan.
Mereka diberi pembekalan dan pengetahuan terkait investasi, obligasi, asuransi, deposito, membuat usaha, serta penanaman modal. Sehingga saat pembayaran ganti rugi tanah dicairkan warga di harapkan dapat mengelola uang secara bijaksana.
(shf)
Lihat Juga :