Diguyur Hujan Dua Hari Berturut-turut, Ribuan Rumah di Karawang Kembali Kebanjiran
Jum'at, 19 Februari 2021 - 14:11 WIB
loading...
Warga mulai mengungsi saat air mulai meninggi akibat hujan turun seharian.
A
A
A
KARAWANG - Ribuan rumah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kembali kebanjiran setelah turun hujan selama dua hari berturut-turut. Ratusan orang kembali harus mengungsi setelah banjir makin meninggi hingga 70 centimeter. Sedikitnya ada 5 kecamatan di Karawang menjadi titik banjir yang terjadi Jumat (19/2/21).
Berdasarkan pemantauan, banjir terjadi Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat. Warga belum lama bersih-bersih rumah dan kembali dari pengungsian, namun rumah mereka kembali diterjang banjir. Banjir akibat luapan sungai Cibeet itu mulai menggenangi rumah warga sejak pagi tadi.
Baca juga: Pedagang Pasar Caringin Geger, Pria Tewas Dibunuh dengan Pisau
"Kami terbangun pagi-pagi saat air mulai masuk kerumah. Padahal baru tiga hari kemarin bersih-bersih rumah dari banjir, " kata Asep Saepudin, tokoh masyarakat setempat, Jumat(19/2/2021).
Banjir juga terjadi di perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) di Desa Dauwan Tengah Kecamatan Cikampek. Banjir sempat terjadi seminggu kebelakang di perumahan tersebut dan sempat surut. Namun kali ini warga kembali harus mengungsi. "Air semakin tinggi kami takut kembali banjir sampai dua meter, makanya kami ngungsi aja khawatir terjadi lagi.," kata salah seorang warga BMI, Duriadi.
Berdasarkan pemantauan, banjir terjadi Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat. Warga belum lama bersih-bersih rumah dan kembali dari pengungsian, namun rumah mereka kembali diterjang banjir. Banjir akibat luapan sungai Cibeet itu mulai menggenangi rumah warga sejak pagi tadi.
Baca juga: Pedagang Pasar Caringin Geger, Pria Tewas Dibunuh dengan Pisau
"Kami terbangun pagi-pagi saat air mulai masuk kerumah. Padahal baru tiga hari kemarin bersih-bersih rumah dari banjir, " kata Asep Saepudin, tokoh masyarakat setempat, Jumat(19/2/2021).
Banjir juga terjadi di perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) di Desa Dauwan Tengah Kecamatan Cikampek. Banjir sempat terjadi seminggu kebelakang di perumahan tersebut dan sempat surut. Namun kali ini warga kembali harus mengungsi. "Air semakin tinggi kami takut kembali banjir sampai dua meter, makanya kami ngungsi aja khawatir terjadi lagi.," kata salah seorang warga BMI, Duriadi.
Lihat Juga :