RPJMD Banyuasin Difokuskan untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
Jum'at, 19 Februari 2021 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Kosar menjelaskan, pada tahun 2022, pembangunan daerah difokuskan untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19, melalui inovasi daerah terhadap program prioritas nasional, provinsi dan Kabupaten Banyuasin.
"Program kegiatan dan sub kegiatan difokuskan untuk mewujudkan target indikator kinerja kepada daerah dan perangkat daerah yang nantinya akan ditindaklanjuti dalam forum perangkat daerah untuk menyinkronkan usulan Musrenbang tingkat kecamatan dan rancangan awal RKPD, serta memverifikasi kesesuaian program kegiatan dan sub kegiatan dengan prioritas nasional, provinsi dan Kabupaten Banyuasin," terangnya.
Kepala Badan Pusat Statistik Banyuasin, Edi Subeno mengatakan, saat ini jumlah penduduk miskin di Kabupaten Banyuasin tahun 2020 mencapai 96.270 orang atau sebesar 11,17 persen dari total penduduk. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada tahun 2019 sebesar 96.550 orang atau 11,33 persen.
Maka dalam kurun waktu 2019-2020 terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 0,16 persen yang setara dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 280 orang. "Artinya ada dampak dari program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Banyuasin. Meskipun penurunan angka kemiskinan 0,16 persen, namun ini istimewa karena berada di masa pandemi,"katanya.
Dikatakan Edi, pengukuran angka kemiskinan di BPS berbeda dengan Dinas Sosial. BPS menggunakan angka kemiskinan Absolut, dimana BPS punya kriteria tertentu tentang garis kemiskinan sedangkan Dinas Sosial pengukurannya bersifat relatif. Baca juga:
Warkop Digital di Lampung Jadi Pijakan Membangun Ekonomi Digital Pedesaan
"Program kegiatan dan sub kegiatan difokuskan untuk mewujudkan target indikator kinerja kepada daerah dan perangkat daerah yang nantinya akan ditindaklanjuti dalam forum perangkat daerah untuk menyinkronkan usulan Musrenbang tingkat kecamatan dan rancangan awal RKPD, serta memverifikasi kesesuaian program kegiatan dan sub kegiatan dengan prioritas nasional, provinsi dan Kabupaten Banyuasin," terangnya.
Kepala Badan Pusat Statistik Banyuasin, Edi Subeno mengatakan, saat ini jumlah penduduk miskin di Kabupaten Banyuasin tahun 2020 mencapai 96.270 orang atau sebesar 11,17 persen dari total penduduk. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada tahun 2019 sebesar 96.550 orang atau 11,33 persen.
Maka dalam kurun waktu 2019-2020 terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 0,16 persen yang setara dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 280 orang. "Artinya ada dampak dari program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Banyuasin. Meskipun penurunan angka kemiskinan 0,16 persen, namun ini istimewa karena berada di masa pandemi,"katanya.
Dikatakan Edi, pengukuran angka kemiskinan di BPS berbeda dengan Dinas Sosial. BPS menggunakan angka kemiskinan Absolut, dimana BPS punya kriteria tertentu tentang garis kemiskinan sedangkan Dinas Sosial pengukurannya bersifat relatif. Baca juga:
Warkop Digital di Lampung Jadi Pijakan Membangun Ekonomi Digital Pedesaan
Lihat Juga :