KLHK Minta Produsen Galon Sekali Tarik Ulang Kemasan Bekas Pakai
Kamis, 18 Februari 2021 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu sebuah merek air minuman dalam kemasan mengeluarkan produk galon sekali pakai kemasan 15 liter. Kemunculan galon sekali pakai ini tentu saja memicu reaksi publik mempertanyakan sampah kemasannya.
Meskipun produsen mengklaim kemasan galon berbahan PET dan bisa didaur ulang, namun persoalan ditingkat rumah tangga adalah penyimpanan sampah galon yang ukurannya relatif besar. Masih ada kemungkinan sampah kemasan galon akan berakhir di TPA.
Produsen pun hingga saat ini belum menunjukkan adanya sistem pengelolaan sampah kemasan galon. Artinya, produsen berharap pengumpulan sampah kemasan galon dilakukan oleh pemulung. Yang artinya belum ada upaya produsen untuk bertanggung jawab langsung terhadap sampah industrinya.
Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) Saut Marpaung mengatakan, perlunya keterlibatan pihak swasta dalam hal ini produsen dalam pengelolaan sampah. “Hal ini bertujuan agar tidak semua kemasan itu terangkut ke TPA,” ujar Saut.
Meskipun produsen mengklaim kemasan galon berbahan PET dan bisa didaur ulang, namun persoalan ditingkat rumah tangga adalah penyimpanan sampah galon yang ukurannya relatif besar. Masih ada kemungkinan sampah kemasan galon akan berakhir di TPA.
Produsen pun hingga saat ini belum menunjukkan adanya sistem pengelolaan sampah kemasan galon. Artinya, produsen berharap pengumpulan sampah kemasan galon dilakukan oleh pemulung. Yang artinya belum ada upaya produsen untuk bertanggung jawab langsung terhadap sampah industrinya.
Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) Saut Marpaung mengatakan, perlunya keterlibatan pihak swasta dalam hal ini produsen dalam pengelolaan sampah. “Hal ini bertujuan agar tidak semua kemasan itu terangkut ke TPA,” ujar Saut.
(nth)
Lihat Juga :